Ads - After Header

Kripto Ambruk! Investor Harus Waspada!

Ahmad Dewatara

Kripto Ambruk! Investor Harus Waspada!

Chapnews – Ekonomi – Pasar kripto kembali diterpa badai. Pada perdagangan Selasa pagi, Bitcoin, Ethereum, Dogecoin, dan sejumlah aset kripto utama lainnya ambruk dan masuk zona merah. Data Coinmarketcap menunjukkan Bitcoin (BTC) anjlok lebih dari 1,12% dalam 24 jam terakhir dan merosot 2,27% secara mingguan, menyentuh level USD 113.000. Ethereum (ETH) juga ikut terpuruk di harga USD 4.200, disusul Cardano (ADA) yang terjun 3,84% ke angka USD 0,92, Solana (SOL) di USD 179, XRP di USD 3, dan Dogecoin (DOGE) di USD 0,21.

Kapitalisasi pasar kripto global pun menyusut menjadi USD 3,8 triliun. Indeks Sentimen Pasar Kripto (Crypto Fear and Greed Index) berada di level 53, mengindikasikan sentimen netral namun cenderung waspada. Tekanan ini tak lepas dari faktor eksternal, terutama pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dinantikan pasar untuk melihat arah kebijakan moneter AS. Situasi semakin mencekam setelah regulator keuangan Korea Selatan memerintahkan bursa kripto lokal menghentikan layanan pinjaman kripto, memicu kekhawatiran investor akan stabilitas pasar regional.

Kripto Ambruk! Investor Harus Waspada!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Analisis on-chain menunjukkan pergerakan signifikan dari whale dan institusi. Sebanyak 12.000 BTC dikirim ke bursa, mengindikasikan aksi ambil untung besar-besaran. Namun, di sisi lain, akumulasi tetap terjadi; Metaplanet menambah 775 BTC (sekitar USD 93 juta), sementara MicroStrategy membeli 430 BTC tambahan.

Situasi ini menciptakan dinamika pasar yang kompleks. VP Indodax, Antony Kusuma, menilai koreksi ini sebagai respons normal terhadap ketidakpastian global. "Pasar kripto lebih cepat merespons sinyal kebijakan makroekonomi dibanding instrumen lain," ujarnya. Ia menambahkan, deposit besar dari whale ke bursa sering memicu volatilitas jangka pendek, berpotensi mendorong aksi jual investor ritel. Namun, akumulasi oleh institusi menunjukkan keyakinan kuat terhadap nilai Bitcoin jangka panjang. "Perbedaan perilaku trader jangka pendek dan strategi perbendaharaan jangka panjang inilah yang membuat dinamika pasar Bitcoin unik," tambahnya.

Kusuma menekankan, meskipun pembelian institusi memberikan fondasi jangka panjang, dampaknya terhadap harga tidak langsung terasa dibandingkan tekanan jual dari whale. "Saat ini pasar berada di titik keseimbangan antara aksi ambil untung whale dan akumulasi institusi. Investor perlu berhati-hati jangka pendek, namun tetap melihat struktur penopang jangka panjang," tutupnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer