Chapnews – Ekonomi – Jakarta – Kabar gembira bagi fresh graduate! Pemerintah membuka kesempatan emas melalui Program Pemagangan Nasional 2025 Batch I dengan kuota awal 20.000 peserta. Program yang berlangsung selama enam bulan ini menawarkan sejumlah keuntungan menarik, mulai dari uang saku hingga jaminan sosial.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa program magang yang akan berjalan mulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026 ini memberikan uang saku yang disesuaikan dengan standar upah minimum regional (UMR). Lebih menariknya lagi, peserta juga akan mendapatkan perlindungan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKM) tanpa ada potongan dari uang saku yang diterima.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, menambahkan bahwa uang saku tersebut akan disalurkan melalui bank-bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI). Selain itu, peserta magang juga akan mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
"Peserta juga akan didampingi oleh mentor dari perusahaan tempat mereka magang. Setelah menyelesaikan program dengan baik, mereka akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti pengalaman dan kompetensi," ujar Cris.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Kemnaker mencatat, sebanyak 156.159 orang telah mendaftar sebagai calon peserta, sementara 1.668 perusahaan turut berpartisipasi sebagai penyelenggara pemagangan. Pendaftaran untuk Batch I telah resmi ditutup, namun diharapkan akan ada pembukaan gelombang berikutnya mengingat tingginya minat dari para pencari kerja. Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi fresh graduate untuk memasuki dunia kerja dengan bekal pengalaman dan keterampilan yang relevan.



