Ads - After Header

Misteri Kematian Diplomat Muda: Siap Berangkat ke Finlandia, Mobil Sudah Terjual!

Ahmad Dewatara

Misteri Kematian Diplomat Muda: Siap Berangkat ke Finlandia, Mobil Sudah Terjual!

Chapnews – Nasional – Keluarga almarhum Arya Daru Pangayunan (ADP), diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI yang ditemukan tewas di Jakarta, mengungkapkan fakta mengejutkan. Sebelum ditemukan meninggal dunia dengan kondisi wajah terlakban di sebuah kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7), ADP telah menyelesaikan hampir seluruh persiapan untuk pindah ke Helsinki, Finlandia.

Kakak ipar ADP, Meta Bagus, menceritakan rencana bahagia keluarga tersebut. ADP, beserta istri dan dua anaknya, dijadwalkan terbang ke Finlandia akhir bulan Juli ini. Penempatan ADP di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Helsinki disambut antusias karena anak-anaknya telah menyelesaikan pendidikan. "Keluarga ini sangat senang dengan penempatan di Finlandia. Ini pertama kalinya mereka berangkat bersama, satu keluarga lengkap," ujar Bagus saat ditemui di Bantul, DIY, Selasa (15/7).

Misteri Kematian Diplomat Muda: Siap Berangkat ke Finlandia, Mobil Sudah Terjual!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebagai bagian dari persiapan, ADP dan istrinya telah menjual semua kendaraan bermotor mereka, termasuk mobil pribadi, karena dianggap tidak dibutuhkan lagi di Finlandia. Anak-anak mereka pun telah direncanakan untuk melanjutkan pendidikan di sana. Bahkan, sehari sebelum ditemukan meninggal, Senin (7/7) malam, ADP terlihat berbelanja pakaian di Grand Indonesia (GI) Mall. "Barang-barangnya sudah di-pack semua, mungkin bajunya sudah di koper. Untuk keperluan ke Helsinki. Dia melengkapi kekurangan baju, dasi, dan sebagainya," jelas Bagus. "Persiapannya sudah hampir 100 persen, tinggal berangkat."

Namun, rencana indah itu sirna. ADP ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Polisi, berdasarkan pemeriksaan awal, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dan barang milik korban juga utuh. Sidik jari ADP bahkan ditemukan pada lakban yang menutupi wajahnya. Meskipun demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian dan masih menunggu hasil autopsi, termasuk pemeriksaan histopatologi, toksikologi, dan patologi.

Bagus mengungkapkan kondisi keluarga yang masih berduka dan meminta publik untuk turut mengawal proses penyelidikan kepolisian. "Konsentrasi keluarga masih recovery dari shock. Ini bukan kejadian ringan bagi kami, istri dan anak-anak almarhum, keluarga besar. Kami masih berproses," pungkasnya. Penyelidikan kasus ini kini ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto memperkirakan kesimpulan penyebab kematian akan rampung dalam waktu seminggu.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer