Ads - After Header

Misteri Kematian Mahasiswa UKI Terungkap: Polisi Hentikan Penyelidikan!

Ahmad Dewatara

Misteri Kematian Mahasiswa UKI Terungkap: Polisi Hentikan Penyelidikan!

Chapnews – Nasional – Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur resmi menghentikan penyelidikan kasus kematian Kenzha Erza Walewangko (22), mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), setelah gelar perkara pada 15 April lalu. Hasilnya mengejutkan: tak ditemukan unsur pidana dalam kematian tersebut. Keputusan ini diambil setelah melibatkan berbagai pihak eksternal, termasuk dari Polda Metro Jaya.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menyatakan bahwa dugaan penganiayaan yang dilaporkan tidak dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan. "Dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama dan atau penganiayaan dan atau kelalaian yang menyebabkan kematian sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KUHP dan atau pasal 351 KUHP dan atau pasal 359 KUHP tidak dapat ditingkatkan penyelidikannya," tegas Nicolas kepada wartawan, Kamis (24/4). Penyelidikan dihentikan karena peristiwa yang dilaporkan bukan merupakan tindak pidana.

Misteri Kematian Mahasiswa UKI Terungkap: Polisi Hentikan Penyelidikan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hasil pemeriksaan sejumlah saksi juga tak menunjukkan adanya penganiayaan. Meskipun ada satu saksi yang mengaku melihat kejadian, keterangannya dinilai kurang meyakinkan karena jarak pandang dan halangan. "Saksi mengaku melihat korban dipukul, namun keterangannya tidak detail dan jaraknya jauh, terhalang tembok," jelas Nicolas. Hasil visum pun tak mendukung adanya penganiayaan.

Sementara itu, dr. Arfiani, dokter spesialis forensik RS Polri Kramat Jati, mengungkapkan temuan penting: korban mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar. Kondisi ini menyebabkan penurunan kesadaran yang diduga menjadi penyebab kematian. "Karena pengaruh alkohol yang tinggi, korban tak mampu bangun setelah jatuh ke selokan dan kesulitan bernapas," papar dr. Arfiani.

Kronologi kejadian bermula pada Selasa (4/3) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban bersama teman-temannya mengonsumsi minuman beralkohol di area kampus. Terjadi dua kali cekcok mulut yang sempat dilerai sekuriti. Setelah acara, saksi EFW memapah korban menuju pintu keluar, namun meninggalkannya karena mengira korban akan mengambil sepeda motornya. Korban kemudian ditemukan terjatuh, mengalami luka, dan akhirnya meninggal dunia. Namun, berdasarkan penyelidikan, tidak ada bukti yang cukup untuk mengaitkan luka tersebut dengan tindak pidana. Kasus ini pun resmi ditutup.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer