Chapnews – Nasional – Wali Kota Bandung, M. Farhan, memberikan pernyataan mengejutkan terkait nasib Teras Cihampelas, ikon wisata belanja di Kota Bandung yang dibangun pada era Ridwan Kamil. Ketika ditanya mengenai rencana pembongkaran skywalk tersebut, Farhan justru melemparkan pertanyaan balik kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Tanya ke Pak Gubernur, yang minta bongkar Pak Gubernur, kita mah tugasnya kajian," tegas Farhan di Bandung, Jumat (4/7). Ia menjelaskan bahwa Pemkot Bandung saat ini tengah melakukan kajian mendalam terkait kelanjutan Teras Cihampelas, sebuah proses yang diperkirakan akan memakan waktu hingga satu tahun.

Meskipun demikian, Farhan memastikan bahwa selama masa kajian berlangsung, Pemkot Bandung akan berupaya meningkatkan kenyamanan dan kebersihan Teras Cihampelas. Langkah-langkah yang akan diambil meliputi penempatan Satpol PP selama 24 jam, perbaikan infrastruktur oleh Dinas Bina Marga, dan peningkatan pencahayaan jalan oleh Dinas Perhubungan.
"Selama menunggu kajian itu, ya akan kami lakukan… Satu, 24 jam Satpol PP standby. Dua, Dinas Bina Marga akan memperbaiki semua infrastruktur. Dinas Perhubungan akan menyediakan semua pencahayaan," jelasnya.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, chapnews.id belum berhasil mendapatkan konfirmasi resmi dari Pemprov Jabar maupun Gubernur Dedi Mulyadi terkait rencana pembongkaran tersebut. Begitu pula dengan Dinas PU Kota Bandung yang belum memberikan keterangan mengenai kajian yang sedang dilakukan.
Teras Cihampelas, yang menelan anggaran total Rp74 miliar (termasuk revitalisasi), dibangun untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) dan meningkatkan daya tarik wisata belanja di Jalan Cihampelas. Ironisnya, banyak PKL yang direlokasi justru kembali berjualan di pinggir jalan. Nasib skywalk ikonik ini pun kini menjadi tanda tanya besar bagi warga Bandung dan sekitarnya.



