Ads - After Header

Pecah Rekor! Planetarium Jakarta Diserbu, Warga Rela Antre!

Ahmad Dewatara

Pecah Rekor! Planetarium Jakarta Diserbu, Warga Rela Antre!

Chapnews – Nasional – Planetarium Jakarta, ikon edukasi dan rekreasi di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, kembali menjadi magnet bagi masyarakat setelah 13 tahun lamanya vakum. Pembukaan kembali fasilitas ini pada Minggu (28/12) langsung disambut antusiasme luar biasa, bahkan menyebabkan ribuan calon pengunjung tak kebagian tiket. Antrean mengular terlihat sejak pagi, menunjukkan kerinduan warga akan wahana simulasi langit ini.

Dari pantauan chapnews.id di lokasi, Minggu siang, kerumunan warga yang telah mendaftar secara luring (offline) sejak dini hari tampak sabar menanti giliran nama mereka dipanggil. Namun, di sisi lain, banyak pula yang harus menelan kekecewaan karena kuota tiket harian telah ludes terjual. Seorang petugas dengan pengeras suara berulang kali menyampaikan permohonan maaf, "Untuk yang offline kita sudah habis kuotanya, mohon maaf," mengonfirmasi habisnya jatah tiket.

Pecah Rekor! Planetarium Jakarta Diserbu, Warga Rela Antre!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Amin (50), yang sengaja datang dari Bojong Gede, Bogor, harus pulang dengan tangan hampa. "Saya datang sekitar jam 12 siang, tapi tiket sudah habis. Katanya baru buka lagi hari Selasa untuk pendaftaran offline," ujarnya lesu. Ia mengaku mengetahui informasi pembukaan kembali Planetarium dari platform media sosial dan mengira bisa langsung membeli tiket di tempat.

Kisah serupa dialami Anwar (36) dari Matraman, Jakarta Timur, yang juga gagal masuk. "Saya tidak tahu kalau ada pemesanan online, jadi langsung datang ke sini dan ternyata sudah habis," keluhnya, menyoroti kurangnya informasi mengenai sistem pemesanan tiket.

Planetarium Jakarta, yang telah menghentikan operasionalnya sejak tahun 2012, akhirnya kembali menyapa publik setelah 13 tahun. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, secara resmi meresmikan pembukaannya pada Selasa (23/12) lalu. Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyatakan kebanggaannya, "Setelah lebih dari 13 tahun, Planetarium yang digagas oleh Bapak Ali Sadikin ini, alhamdulillah bisa dihidupkan kembali." Ia juga mengumumkan kebijakan istimewa berupa akses gratis selama tiga bulan khusus bagi para pelajar.

Pramono Anung juga menekankan bahwa Planetarium kini tampil dengan wajah baru, dilengkapi fasilitas modern dan teknologi mutakhir. Salah satu daya tarik terbarunya adalah kecerdasan buatan (AI) interaktif yang menampilkan wajah Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, menawarkan pengalaman belajar yang lebih imersif dan menarik bagi pengunjung. Sebagai salah satu wahana observasi dan simulasi langit terkemuka di Indonesia, Planetarium Jakarta memang didesain sebagai pusat edukasi. Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan teleskop observatorium untuk pengamatan langsung, ruang pameran yang kaya akan galeri foto, benda-benda antariksa, diorama, serta poster edukatif. Puncak pengalaman di Planetarium adalah Teater Bintang, studio berkubah yang menyajikan simulasi fenomena tata surya, mulai dari pembentukan alam semesta, gerhana, hingga siklus hidup bintang, dalam durasi 50-60 menit.

Antusiasme tinggi ini menjadi bukti nyata betapa pentingnya fasilitas edukasi seperti Planetarium Jakarta dalam menumbuhkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap ilmu pengetahuan dan astronomi.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer