Ads - After Header

Pengedar Narkoba Dilepas, Polsek Madina Jadi Abu!

Ahmad Dewatara

Pengedar Narkoba Dilepas, Polsek Madina Jadi Abu!

Chapnews – Nasional – Sebuah insiden mengejutkan mengguncang Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), pada Sabtu (20/12). Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Batang Gadis hangus dibakar massa. Aksi anarkis ini dipicu oleh kekecewaan warga yang menduga seorang pengedar narkoba yang baru saja mereka serahkan kepada pihak kepolisian telah dilepaskan.

Rekaman video yang beredar luas menunjukkan amuk massa yang membakar sejumlah sepeda motor di halaman polsek. Api kemudian dengan cepat merembet dan melahap bangunan utama, menghanguskan atap kantor. Tak hanya itu, satu unit mobil dinas kepolisian juga menjadi sasaran, digulingkan oleh warga yang marah.

Pengedar Narkoba Dilepas, Polsek Madina Jadi Abu!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Peristiwa tragis ini bermula dari penangkapan seorang pria bernama Romadon, yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba, di Desa Singkuang pada Jumat (19/12) sekitar pukul 16.30 WIB. Warga setempat, termasuk para ibu rumah tangga, berinisiatif menyerahkan Romadon ke Polsek Muara Batang Gadis dengan harapan keadilan ditegakkan.

Namun, desas-desus bahwa Romadon telah dilepaskan oleh polisi segera menyebar dan memicu gelombang kekecewaan yang mendalam di kalangan masyarakat. Kekecewaan memuncak ketika beberapa warga bahkan melihat Romadon berada di luar lingkungan polsek. Merasa dikhianati, warga kemudian melancarkan aksi protes besar-besaran di depan Polsek Muara Batang Gadis, bahkan memblokir jalan penghubung Singkuang – Natal.

Menanggapi insiden ini, Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh membenarkan kebakaran Polsek Muara Batang Gadis. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif," ujar AKBP Arie, seperti dikutip chapnews.id.

AKBP Arie juga menegaskan bahwa kejadian ini menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi internal bagi Polres Mandailing Natal, serta akan diteruskan ke tingkat Polda Sumatera Utara. Tujuannya adalah untuk memperkuat upaya pencegahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di masa mendatang. "Polres Mandailing Natal mengajak masyarakat untuk menahan diri, menjaga ketertiban, dan mempercayakan penanganan situasi ini kepada aparat kepolisian demi terciptanya keamanan dan ketenangan bersama," tambahnya. Insiden ini menjadi sorotan tajam terhadap kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dan memicu desakan untuk transparansi lebih lanjut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer