Chapnews – Nasional – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengumumkan rencana penambahan signifikan petugas haji dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/12), sebagai tindak lanjut arahan Presiden.
Dahnil menjelaskan bahwa petugas haji dari latar belakang TNI dan Polri dinilai memiliki ketahanan fisik dan mental yang lebih prima. Meskipun demikian, ia belum bersedia memberikan detail mengenai persentase peningkatan jumlah personel TNI-Polri yang akan dilibatkan. Menurutnya, pembahasan lebih lanjut mengenai hal ini masih akan dilakukan. "Yang jelas bertambah," tegasnya.

Lebih lanjut, Dahnil menjelaskan bahwa proses rekrutmen petugas haji untuk tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terpaksa ditunda. Penundaan ini merupakan dampak dari bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. "Proses rekrutmen petugas haji di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat kita tunda sampai waktu yang belum ditentukan," pungkasnya kepada chapnews.id.



