Chapnews – Nasional – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dikabarkan akan menggelar serangkaian kegiatan penting di Bali dalam waktu dekat. Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, membenarkan adanya agenda tersebut, mengungkapkan dua kegiatan utama yang akan dilaksanakan. Pertama, bimbingan teknis (bimtek) bagi anggota DPR dan DPRD se-Indonesia. Kedua, konsolidasi partai di Pulau Dewata.
Namun, misteri menyelimuti agenda tersebut. Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan penyelenggaraan Kongres PDIP di Bali, Djarot menolak berkomentar secara gamblang. Meskipun ia memastikan Kongres PDIP akan digelar pada tahun 2025 sesuai AD/ART partai, ia enggan membocorkan detail lebih lanjut.

Djarot menegaskan bahwa Rakernas PDIP telah memutuskan Megawati Soekarnoputri akan tetap menjabat sebagai Ketua Umum PDIP periode 2025-2030. Kongres mendatang, menurutnya, hanya akan menjadi proses pengukuhan kembali.
Namun, isu pergantian Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, yang baru saja divonis 3,5 tahun penjara dalam kasus suap, menjadi sorotan. Djarot menyatakan pergantian Sekjen akan dibahas dan diputuskan dalam Kongres tersebut, menegaskan bahwa hak prerogatif untuk menyusun kepengurusan DPP PDIP, termasuk Sekjen, tetap berada di tangan Megawati.
Terkait jadwal pasti Kongres, Djarot hanya mengatakan bahwa hal tersebut sepenuhnya tergantung keputusan Ketua Umum. Ia mengungkapkan kemungkinan Kongres diselenggarakan pada bulan Agustus, September, atau Oktober 2025. "Tahun ini (Kongres PDIP). Bisa bulan depan, bisa bulan depannya lagi, itu tergantung dari kapan yang paling tepat dilaksanakan sesuai dengan perintah ketua umum," tegasnya. Teka-teki kapan Kongres PDIP benar-benar akan digelar pun masih menjadi pertanyaan besar.



