Chapnews – Ekonomi – Rencana merger antara PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR), yang pertama kali dihembuskan Juli 2022 lalu, ternyata masih dalam tahap evaluasi intensif. Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur MNCN, Ruby Panjaitan, pada Jumat (20/6/2025). "Merger MNCN dan BMTR masih terus kami evaluasi," tegas Ruby.
Meskipun sejumlah contoh merger perusahaan lain tetap mempertahankan entitas terpisah, MNCN dan BMTR rupanya tengah menjajaki opsi integrasi yang lebih menyeluruh. "Kalau tadi ada contoh dari perusahaan lain, tetap juga perusahaannya dua. Sementara untuk merger ini, BMTR dan MNCN masih kami exercise (kaji)," tambah Ruby, memberikan sedikit bocoran mengenai kompleksitas rencana tersebut.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna, pada 2 Agustus 2022 telah menyampaikan bahwa rencana merger tersebut masih dalam tahap pendalaman dan belum memasuki proses final. BMTR sendiri telah menginformasikan kepada BEI bahwa restrukturisasi internal tengah dilakukan untuk mewujudkan ambisi besar: menjadi grup konten dan digital entertainment terbesar di Indonesia. Langkah ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap peta persaingan industri media di Tanah Air. Publik pun kini menantikan kepastian lebih lanjut mengenai rencana merger raksasa media ini.



