Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/beritarakyat/public_html/chapnews.id/wp-includes/functions.php on line 6131
Stok Beras Melimpah, Gibran Perang Terhadap Mafia Pangan! - ChapNews

Ads - After Header

Stok Beras Melimpah, Gibran Perang Terhadap Mafia Pangan!

Ahmad Dewatara

Stok Beras Melimpah, Gibran Perang Terhadap Mafia Pangan!

Chapnews – Ekonomi – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan kabar gembira terkait stok beras nasional. Dalam video monolog di kanal YouTube pribadinya, Gibran menyatakan stok beras Indonesia mencapai lebih dari 3,1 juta ton, angka tertinggi dalam 23 tahun terakhir. Prestasi ini juga diiringi dengan serapan beras dari petani yang mencapai 719 ribu ton pada periode Januari hingga Maret, angka tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Gibran menekankan pentingnya kemandirian pangan Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global akibat peningkatan populasi, konflik geopolitik, dan perubahan iklim. Ia memproyeksikan peningkatan kebutuhan pangan hingga 14,7% pada tahun 2045, mengingatkan perlunya strategi jitu untuk menghadapi tantangan tersebut. Kedaulatan pangan, menurutnya, bukan hanya soal produksi, tetapi juga keberlanjutan, efisiensi distribusi, dan peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi. "Kemandirian pangan itu penting. Tidak ada negara yang bisa berdiri tanpa pangan," tegas Gibran, mengutip pernyataan Presiden Prabowo.

Stok Beras Melimpah, Gibran Perang Terhadap Mafia Pangan!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Indonesia, kata Gibran, memiliki potensi besar di sektor pertanian. Dengan 28 juta petani dan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki beragam komoditas unggulan seperti padi, jagung, sawit, kakao, kopi, tebu, dan buah tropis. Namun, Gibran mengingatkan perlunya penguatan infrastruktur dan teknologi pertanian. Pemerintah telah membangun 53 bendungan baru, 45 di antaranya untuk irigasi pertanian, menambah total bendungan dengan fungsi irigasi menjadi 218. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan pembangunan dan perbaikan irigasi untuk 2 juta hektare lahan pertanian dan membangun 366 ribu kilometer jalan produksi desa untuk memperlancar distribusi hasil panen.

Gibran juga menyoroti pentingnya inovasi teknologi, penelitian, penyimpanan hasil panen, dan hilirisasi. Sebagai contoh, ia menyebut pengolahan tebu menjadi bioetanol dan bioavtur sebagai alternatif energi bersih. Di balik capaian positif ini, Gibran juga bertekad untuk memberantas mafia pangan yang dapat menghambat pencapaian kedaulatan pangan Indonesia. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer