Chapnews – Ekonomi – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan kabar gembira terkait stok beras nasional. Dalam video monolog di kanal YouTube pribadinya, Gibran menyatakan stok beras Indonesia mencapai lebih dari 3,1 juta ton, angka tertinggi dalam 23 tahun terakhir. Prestasi ini juga diiringi dengan serapan beras dari petani yang mencapai 719 ribu ton pada periode Januari hingga Maret, angka tertinggi dalam 10 tahun terakhir.
Gibran menekankan pentingnya kemandirian pangan Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global akibat peningkatan populasi, konflik geopolitik, dan perubahan iklim. Ia memproyeksikan peningkatan kebutuhan pangan hingga 14,7% pada tahun 2045, mengingatkan perlunya strategi jitu untuk menghadapi tantangan tersebut. Kedaulatan pangan, menurutnya, bukan hanya soal produksi, tetapi juga keberlanjutan, efisiensi distribusi, dan peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi. "Kemandirian pangan itu penting. Tidak ada negara yang bisa berdiri tanpa pangan," tegas Gibran, mengutip pernyataan Presiden Prabowo.

Indonesia, kata Gibran, memiliki potensi besar di sektor pertanian. Dengan 28 juta petani dan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki beragam komoditas unggulan seperti padi, jagung, sawit, kakao, kopi, tebu, dan buah tropis. Namun, Gibran mengingatkan perlunya penguatan infrastruktur dan teknologi pertanian. Pemerintah telah membangun 53 bendungan baru, 45 di antaranya untuk irigasi pertanian, menambah total bendungan dengan fungsi irigasi menjadi 218. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan pembangunan dan perbaikan irigasi untuk 2 juta hektare lahan pertanian dan membangun 366 ribu kilometer jalan produksi desa untuk memperlancar distribusi hasil panen.
Gibran juga menyoroti pentingnya inovasi teknologi, penelitian, penyimpanan hasil panen, dan hilirisasi. Sebagai contoh, ia menyebut pengolahan tebu menjadi bioetanol dan bioavtur sebagai alternatif energi bersih. Di balik capaian positif ini, Gibran juga bertekad untuk memberantas mafia pangan yang dapat menghambat pencapaian kedaulatan pangan Indonesia. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.



