Ads - After Header

Tapteng Bangkit! Jalan ke Tukka Kembali Terbuka Lebar!

Ahmad Dewatara

Tapteng Bangkit! Jalan ke Tukka Kembali Terbuka Lebar!

Chapnews – Nasional – Akses vital menuju Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, kini dilaporkan telah berangsur pulih dan dapat dilalui. Setelah beberapa waktu terisolasi akibat luapan sungai pasca-banjir dan longsor, upaya pembersihan material penyumbat telah membuahkan hasil, membuka kembali jalur transportasi bagi warga dan distribusi bantuan.

Sebelumnya, Tukka menjadi salah satu wilayah yang paling parah merasakan dampak bencana hidrometeorologi tersebut. Banyak desa di sana sempat terputus aksesnya, bahkan beberapa ruas jalan utama berubah fungsi menjadi aliran sungai deras. Kondisi ini dipicu oleh tersumbatnya aliran Sungai Aek Godang dan Sungai Sigotom oleh tumpukan kayu gelondongan dan material longsor, menyebabkan air meluap tak terkendali ke badan jalan.

Tapteng Bangkit! Jalan ke Tukka Kembali Terbuka Lebar!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Proses pemulihan akses ini tidak lepas dari kerja keras tim gabungan. Menurut Adian Siregar, seorang warga Kelurahan Tukka, alat berat telah dikerahkan selama beberapa hari terakhir untuk membersihkan sumbatan di Sungai Sigotom dan Aek Godang. Kolaborasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), aparat kepolisian, TNI, serta partisipasi aktif masyarakat setempat, bahu-membahu membersihkan jalan dan membangun parit darurat.

"Aliran sungai kini sudah mulai lancar, air tidak lagi meluap ke jalan, dan kendaraan roda empat pun sudah bisa melintas," ungkap Adian, Sabtu (20/12), kepada chapnews.id. Ia menambahkan bahwa kelancaran akses ini sangat membantu mempercepat distribusi bantuan logistik ke wilayah-wilayah terdampak. Namun, Adian juga menyoroti satu kendala krusial yang masih dihadapi warga: pasokan air bersih. "Setelah air surut, bantuan memang semakin banyak masuk. Tapi ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan. Meskipun sudah ada bantuan toren di hampir setiap dusun yang diisi hingga tiga kali sehari, jumlahnya masih belum mencukupi," jelasnya.

Di Dusun Gotom, Marlina, warga setempat, turut merasakan dampak positif dari pengerahan alat berat. Ia menuturkan bahwa alat berat juga digunakan untuk membersihkan rumah dan lingkungan permukiman warga. "Gang-gang di dusun kami sedang dikeruk, material tanah dipindahkan ke area yang lebih rendah. Harapan kami, jumlah alat berat bisa ditambah agar proses pembersihan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh," harap Marlina.

Upaya pemulihan di Tukka terus berlanjut, menunjukkan semangat gotong royong dan ketahanan warga dalam menghadapi bencana.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer