Chapnews – Nasional – Jakarta, Ahmad Doli Kurnia, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, akhirnya angkat bicara setelah resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara. Penunjukan yang efektif sejak 14 Desember 2025 ini menempatkan Doli menggantikan Musa Rajekshah alias Ijek. Dalam pernyataannya pada Selasa, 23 Desember 2025, Doli membeberkan tiga prioritas utama yang akan menjadi fokus kerjanya di provinsi tersebut.
Doli menjelaskan bahwa tugas pertamanya adalah mempersiapkan dan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumut. Ia menargetkan Musda dapat terlaksana pada Januari 2026, kemungkinan besar di pekan pertama atau kedua, untuk memastikan kelancaran roda organisasi partai di tingkat provinsi.

Prioritas kedua adalah melakukan harmonisasi dan konsolidasi internal partai. Doli menyadari adanya kader-kader yang mungkin selama ini merasa kurang terakomodir atau tidak terlibat aktif dalam kegiatan partai di Sumatera Utara. "Tugas saya adalah merangkul semuanya," tegas Doli, menekankan pentingnya mengembalikan semangat kebersamaan dan partisipasi seluruh elemen kader Golkar di Sumut.
Selain itu, Doli juga menggarisbawahi tugas ketiga, yakni membantu pemerintah daerah dalam penanganan bencana di Sumatera Utara. Mandat ini, menurutnya, merupakan rekomendasi langsung dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang baru saja digelar pada 21 Desember lalu, mencakup fase penanganan darurat hingga rehabilitasi pasca-bencana.
Menanggapi isu penolakan terhadap penunjukannya sebagai Plt Ketua DPD, Doli melihat hal tersebut sebagai dinamika yang wajar dalam sebuah organisasi politik. Ia meyakini bahwa keputusan DPP, termasuk Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, telah melalui pertimbangan yang matang dan merupakan keputusan resmi partai. "Saya berharap ini kan keputusan organisasi ya, keputusan resmi dan DPP khususnya Pak Ketua Umum, Pak Sekjen itu kan semua punya pertimbangan yang cukup matang," pungkasnya.



