Chapnews – Nasional – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban ambruknya gedung Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, pada Sabtu (4/10) siang. Penemuan ini meningkatkan jumlah korban tewas menjadi 15 orang.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, yang bertindak sebagai On Scene Commander (OSC), menjelaskan bahwa jenazah tersebut ditemukan di sektor A2, area depan reruntuhan bangunan. "Evakuasi jenazah korban dari sektor A2 dilakukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 14.35 WIB," ujarnya. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI Polda Jatim.

Proses evakuasi terus berlanjut dengan fokus pembersihan puing di sisi utara, terutama pada bagian yang tidak terhubung langsung dengan struktur utama bangunan. Hingga Sabtu siang, total korban yang telah ditemukan mencapai 119 orang, dengan rincian 104 selamat dan 15 meninggal dunia. Sementara itu, 48 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Seperti yang diberitakan chapnews.id sebelumnya, gedung tiga lantai yang juga berfungsi sebagai musala di asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9) sore. Saat kejadian, ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah di gedung yang masih dalam tahap pembangunan tersebut.



