Chapnews – Nasional – Kasus pembunuhan tragis Alvaro Kiano Nugroho (6) memasuki babak baru yang mengejutkan. Alex Iskandar, ayah tiri Alvaro yang menjadi tersangka utama dalam kasus ini, ditemukan tewas gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11). Kematian Alex memicu penyelidikan internal oleh Propam Polres Jakarta Selatan.
Dua anggota polisi yang bertugas piket di ruang konseling saat kejadian tengah diperiksa intensif. Kasi Propam Polres Jakarta Selatan, Kompol Bayu Agung Ariyanto, menyatakan bahwa pemeriksaan difokuskan pada aspek pengawasan yang dilakukan kedua petugas tersebut. Pihaknya tengah mendalami bagaimana Alex Iskandar dapat mengakhiri hidupnya di dalam ruang tahanan.

Kasus hilangnya Alvaro sendiri bermula pada 6 Maret lalu. Alvaro menghilang setelah izin untuk shalat Maghrib di masjid dekat rumahnya di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Setelah delapan bulan pencarian, Alvaro ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Polisi kemudian menangkap Alex Iskandar pada Jumat (21/11) dan menetapkannya sebagai tersangka pembunuhan. Namun, belum sempat kasus ini bergulir ke pengadilan, Alex ditemukan tewas. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.



