Chapnews – Nasional – Tim SAR gabungan terus berjibaku mengevakuasi korban yang terperangkap di bawah puing-puing bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny yang ambruk di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (3/10). Operasi penyelamatan berlangsung dramatis di tengah kekhawatiran akan kondisi korban yang tertimbun.
Fokus utama tim SAR adalah menstabilkan reruntuhan bangunan yang labil untuk mencegah terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan tim penyelamat dan korban. Alat berat dikerahkan untuk mengangkat puing-puing beton secara hati-hati, sementara tim medis bersiaga memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti korban yang berhasil dievakuasi maupun yang masih terjebak di reruntuhan. Pihak berwenang terus mengumpulkan informasi dan berkoordinasi dengan pihak pondok pesantren untuk mempercepat proses identifikasi dan evakuasi.
Penyebab ambruknya bangunan ponpes masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada faktor usia bangunan dan kualitas konstruksi yang tidak memadai. Namun, semua kemungkinan masih terbuka hingga penyelidikan selesai dilakukan.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mari kita doakan agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi dengan selamat.



