Chapnews – Nasional – Sebuah insiden yang melibatkan seorang pemotor berbaju loreng dengan anggota kepolisian di Jakarta Timur mendadak viral di media sosial. Video tersebut merekam momen ketika pemotor nekat menerobos lampu merah dan kemudian terlibat adu mulut sengit dengan petugas yang mencoba menegurnya.
Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @reset.feeds, terlihat jelas pemotor dengan seragam loreng itu melaju melewati batas saat lampu lalu lintas masih menyala merah. Peristiwa ini disebut terjadi di lampu merah arah Universitas Kristen Indonesia (UKI) menuju Kebon Nanas, Jakarta Timur. Petugas kepolisian yang sigap di lokasi langsung menghentikan laju kendaraan dan berupaya memberikan peringatan. Namun, bukannya menerima teguran, pemotor tersebut justru menunjukkan perlawanan, memicu perdebatan panas di tengah jalan. "Urat malu putus? Sesama aparat cekcok di jalan gegara terobos lampu merah," demikian bunyi narasi yang menyertai video viral tersebut, memicu pertanyaan tentang etika dan kepatuhan.

Menanggapi kejadian ini, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyatakan pihaknya belum dapat memastikan identitas pasti pemotor berbaju loreng itu. "Kami tidak sempat cari tahu itu siapa, dan bisa siapa saja," ujar Komarudin kepada chapnews.id, Rabu (8/4). Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tidak bisa memastikan apakah pemotor tersebut merupakan anggota aparat atau bukan. Komarudin menegaskan, Undang-Undang Lalu Lintas berlaku untuk semua warga negara tanpa terkecuali, dan kepatuhan adalah kunci keselamatan bersama.
Komarudin juga menyoroti bahwa penolakan terhadap teguran petugas merupakan fenomena yang kerap terjadi di lapangan, tidak hanya melibatkan pihak berseragam. "Bukan hanya yang berseragam, yang tidak berseragam dan tidak terima diingatkan juga banyak," jelasnya. Oleh karena itu, ia kembali mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa mematuhi dan mengikuti segala peraturan lalu lintas demi kelancaran serta keselamatan di jalan raya, sekaligus menghormati tugas petugas di lapangan.


