Chapnews – Ekonomi – Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan keterkejutannya atas penetapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Iqbal, yang akrab memanggil Wamenaker dengan sapaan Noel, mengungkapkan keprihatinannya atas peristiwa ini. Ia mengingat kontribusi Noel dalam menangani berbagai kasus pelanggaran perusahaan terhadap pekerja, termasuk penahanan ijazah, magang bertahun-tahun, dan permasalahan potongan biaya yang memberatkan ojek online.
"Sebagai sahabat bang Noel, saya sangat prihatin dan terkejut. Kita tahu beliau banyak membantu kasus-kasus buruh, namun kini justru diduga memeras pengusaha yang mengurus K3," ujar Iqbal kepada chapnews.id di Jakarta, Sabtu (23/8/2025).

Pengalamannya sebagai aktivis buruh, lanjut Iqbal, kerap dihadapkan pada berbagai iming-iming uang dari perusahaan besar agar kasus pelanggaran yang mereka tangani tidak berlanjut. Ia menilai fenomena serupa juga mungkin terjadi pada pejabat publik.
"Saya ingin katakan, setiap pejabat atau aktivis buruh yang berhadapan dengan pelanggaran perusahaan besar, selalu digoda dengan sejumlah uang," tambahnya. Pernyataan Iqbal ini menyoroti sisi lain dari perjuangan penegakan hukum di dunia kerja, di mana godaan finansial menjadi tantangan tersendiri bagi para pembela hak pekerja.



