Chapnews – Nasional – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Melonguane, Talaud, Sulawesi Utara pada Jumat (10/10) pukul 08.43 WIB, memicu peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Informasi ini disampaikan melalui akun X resmi BMKG.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa bumi ini dirasakan kuat di Tahuna dengan skala MMI IV, yang berarti getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah pada siang hari. Daerah Manado juga merasakan getaran dengan skala intensitas II MMI.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," ujar Daryono. Namun, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami dengan tingkat ancaman WASPADA di beberapa wilayah.
Adapun wilayah-wilayah yang berstatus waspada tsunami meliputi Kepulauan Talaud, Kota Bitung, Minahasa Utara bagian selatan, Minahasa bagian selatan, dan Supiori. BMKG telah merilis estimasi waktu kedatangan gelombang tsunami di masing-masing wilayah.
Berdasarkan perkiraan BMKG, gelombang tsunami diperkirakan tiba di Talaud pada pukul 08.59 WIB, Bitung pada pukul 09.49 WIB, Minahasa Utara bagian selatan pada pukul 10.01 WIB, Minahasa bagian selatan pada pukul 10.02 WIB, dan Supiori pada pukul 10.26 WIB.
Tak lama berselang, gempa dengan magnitudo 6,5 juga mengguncang wilayah Keerom, Papua pada pukul 09.08 WIB. BMKG menyatakan bahwa informasi ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah setempat.



