Ads - After Header

Aset Koruptor Jatim Disita Lagi!

Ahmad Dewatara

Aset Koruptor Jatim Disita Lagi!

Chapnews – Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita aset yang diduga terkait kasus korupsi dana hibah Pokmas dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022. Informasi ini disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, melalui keterangan tertulis pada Kamis (26/6). Penyitaan kali ini menyasar sejumlah aset milik tersangka, yang identitasnya dirahasiakan.

"Penyidik telah memasang plang penyitaan pada aset-aset yang diduga milik tersangka dan diperoleh dari tindak pidana korupsi," tegas Budi. Aset yang disita meliputi satu unit tanah dan bangunan di Kabupaten Pasuruan, satu unit apartemen di Kota Malang, serta satu unit rumah di Kabupaten Mojokerto.

Aset Koruptor Jatim Disita Lagi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Selain penyitaan aset, KPK juga telah memeriksa tiga saksi di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur pada Rabu (25/6). Ketiga saksi tersebut adalah Miftahul Kamil (pegawai honorer), Nurhakim (Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan), dan Mohammad Ruji (pihak swasta). Pemeriksaan difokuskan pada peran dan pengetahuan mereka terkait pengajuan dana hibah, serta besaran komitmen fee yang diminta.

Sebelumnya, KPK telah menyita tanah dan rumah milik Anwar Sadad, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur (2019-2024). Penyitaan aset lain yang diduga terkait kasus ini juga telah dilakukan. Sebagai bagian dari proses penyidikan, KPK telah mencegah 21 orang bepergian ke luar negeri. Mereka terdiri dari penyelenggara negara dan pihak swasta, termasuk beberapa anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan kabupaten/kota. Kasus ini terus bergulir dan KPK tampak serius membongkar jaringan korupsinya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer