Chapnews – Nasional – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengeluarkan peringatan keras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ibu Kota. Ia mengancam akan memangkas tunjangan kinerja (tukin) bagi PNS yang terlambat masuk kerja pada hari pertama sekolah, Senin (14/7). Pernyataan tegas ini disampaikan Rano pada Minggu malam (13/7) di Jakarta, seperti dikutip dari chapnews.id.
"Besok hari pertama masuk sekolah. ASN diizinkan telat untuk antar anak sekolah? Tidak! ASN telat, tukinnya dipotong!" tegas Rano. Meskipun demikian, ia belum merinci mekanisme pemotongan tukin tersebut. Ancaman ini sontak menjadi sorotan, mengingat banyak PNS yang mungkin akan terlambat karena mengantar anak-anaknya ke sekolah.

Berdasarkan Kalender Pendidikan DKI Jakarta Tahun Ajaran 2025/2026, tanggal 14 Juli 2025 memang menjadi hari pertama masuk sekolah setelah libur semester genap yang berlangsung dari 28 Juni hingga 12 Juli 2025. Uniknya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru jenjang SD, SMP, dan SMA juga dimulai pada hari yang sama. Langkah tegas Rano ini tampaknya bertujuan untuk memastikan disiplin ASN DKI Jakarta di awal tahun ajaran baru. Publik pun kini menunggu detail teknis penerapan kebijakan tersebut.



