Chapnews – Nasional – Jakarta dihebohkan aksi demonstrasi ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari Unit Reaksi Cepat (URC) di kawasan Monas, Kamis (17/7). Jalan Medan Merdeka Selatan mendadak dipadati massa yang mengenakan atribut ojol lengkap, menggerakkan gelombang protes yang cukup signifikan. Mereka datang dengan satu tujuan: menyuarakan "Tritura URC", tiga tuntutan yang mereka anggap krusial bagi kesejahteraan mereka.
Tuntutan tersebut meliputi penolakan status buruh bagi pengemudi ojol, pengurangan komisi aplikasi sebesar 10 persen, dan yang paling mengejutkan, desakan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengeluarkan Perppu yang secara khusus mengatur perihal ojek online. Suasana demonstrasi diwarnai dengan pengibaran bendera dan teriakan yel-yel yang lantang, menunjukkan betapa kuatnya tekad para demonstran.

Demi menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, pihak kepolisian mengerahkan kekuatan besar, sebanyak 1.437 personel dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi tersebut. Kepolisian juga mengimbau warga dan pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan yang berpotensi terjadi di sekitar Monas. Aksi ini menjadi sorotan publik dan menyoroti permasalahan yang dihadapi oleh para pengemudi ojol di Indonesia. chapnews.id akan terus memantau perkembangan situasi dan dampak dari demonstrasi ini.



