Chapnews – Nasional – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan segera meluncurkan logo barunya dalam Kongres pertama di Solo, Jawa Tengah, akhir pekan ini. Perubahan signifikan terlihat; logo lama yang menampilkan tangan menggenggam mawar putih kini digantikan oleh sosok gajah. Informasi ini didapat chapnews.id dari berbagai sumber.
Logo lama PSI, berdasarkan laman resmi partai, terinspirasi pidato Bung Karno di Semarang, 29 Juli 1959: "Bunga mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya. Dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya." Logo tersebut menampilkan tangan putih menggenggam mawar putih, dengan tulisan "PSI" dan "Partai Solidaritas Indonesia" dalam bingkai merah. Warna-warna tersebut melambangkan keberanian (merah), kesucian dan kejujuran (putih), serta kesetiaan, solidaritas, dan kekuatan (hitam). Mawar putih merepresentasikan solidaritas internasional dan demokrasi substantif, sementara kepalan tangan melambangkan tekad dan optimisme.

Namun, menjelang Kongres PSI 2025, partai ini berganti haluan. Logo baru menampilkan gajah hitam dengan kepala merah, disertai tulisan "PSI Partai Super Tbk." Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman, menjelaskan pilihan gajah ini merepresentasikan kebijaksanaan, kelembutan, keteguhan, dan solidaritas yang kuat. Gajah juga dianggap cerdas dan memiliki daya ingat yang kuat, selaras dengan visi PSI. "Gajah enggak pernah lupa," ujar Andy, menekankan internalisasi nilai-nilai tersebut pada kader PSI.
Secara visual, kombinasi warna merah, putih, dan hitam tetap dipertahankan. Kepala gajah merah, leher putih, dan badan hitam, dengan latar belakang putih. Menariknya, Presiden Jokowi pun terlihat mengenakan jaket berlogo gajah baru PSI, menunjukkan dukungannya terhadap perubahan identitas partai ini. Bendera-bendera bergambar gajah baru PSI pun sudah berkibar di Solo, menandai era baru bagi partai tersebut. Apakah perubahan ini akan membawa dampak signifikan bagi PSI? Kita tunggu saja.



