Chapnews – Ekonomi – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan kabar gembira terkait harga beras kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, Selasa (26/8/2025), Mentan melaporkan tren penurunan harga beras yang signifikan.
"Berdasarkan data Badan Pangan Nasional dan hasil pantauan lapangan, harga beras kini menunjukkan penurunan," ungkap Mentan Amran. Ia menambahkan bahwa pemerintah terus gencar melakukan operasi pasar besar-besaran hingga Desember mendatang untuk menjaga stabilitas harga.

Tidak hanya soal harga beras, Mentan Amran juga memaparkan progres program optimalisasi lahan (oplah) dan cetak sawah. Program ini, menurutnya, merupakan kunci ketahanan pangan nasional jangka panjang. "Jika oplah dan cetak sawah berjalan lancar selama tiga tahun berturut-turut, swasembada beras akan berkelanjutan," tegasnya.
Pemerintah, lanjut Mentan Amran, telah menyiapkan stok beras cadangan pemerintah (CBP) sebanyak 1,3 juta ton hingga Desember. "Penyaluran beras CBP saat ini mencapai 6.000 ton per hari, dan ditargetkan meningkat menjadi 7.000 ton, bahkan hingga 10.000 ton per hari ke depannya," jelasnya. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras di pasaran.



