Chapnews – Ekonomi – Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pelemahan nilai tukar rupiah membuat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) angkat bicara. Organisasi pengusaha muda ini mendesak pemerintah dan DPR RI untuk segera membuka ruang dialog guna meredam kekecewaan publik dan menyelamatkan ekonomi nasional.
Ketua Umum BPP Hipmi, Akbar Himawan Buchari, dalam keterangan resminya Minggu (31/8/2025), menyatakan, "Dengan kerendahan hati, kami meminta penyelenggara negara membuka ruang dialog, duduk bersama masyarakat." Menurut Akbar, langkah ini krusial untuk meredakan situasi dan mencari solusi bersama.

Akbar juga menekankan pentingnya semangat nasionalisme di tengah kondisi ekonomi global yang tengah bergejolak. "Saat ini, ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja. Pertahanan terbaik kita adalah penguatan ekonomi domestik. Kita semua harus bekerja sama," tegasnya.
Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan aliran modal asing keluar dari pasar keuangan domestik mencapai Rp250 miliar pada periode 25-28 Agustus 2025. Kondisi ini semakin memperparah kekhawatiran akan kesehatan ekonomi nasional. Hipmi berharap, dialog nasional dapat menjadi langkah strategis untuk mengatasi permasalahan ini dan membangun kembali kepercayaan investor, baik domestik maupun asing. Langkah konkret dan kolaboratif dari semua pihak dinilai sangat penting untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia.


