Chapnews – Nasional – Suasana haru dan tegang mewarnai proses evakuasi korban reruntuhan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, Jumat (3/10). Sejumlah keluarga santri nekat berusaha menerobos masuk ke area steril yang telah ditetapkan sebagai lokasi evakuasi.
Aksi dorong-mendorong antara keluarga korban dan aparat keamanan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga Banser tak terhindarkan. Para keluarga mendesak agar proses pencarian korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan gedung segera dipercepat.

Upaya penerobosan ini dilakukan melalui jalan-jalan kecil di sekitar permukiman warga, menunjukkan betapa besar kekhawatiran dan keinginan keluarga untuk segera mendapatkan kabar tentang anak-anak mereka. Ketegangan baru mereda setelah seorang wali santri diizinkan masuk ke area evakuasi dengan pengawalan ketat petugas.
Hingga Jumat petang, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan 113 korban. Dari jumlah tersebut, 103 santri dinyatakan selamat, sementara 10 lainnya meninggal dunia. Proses pencarian terhadap 53 santri yang masih dinyatakan hilang terus dilakukan secara intensif. Tim chapnews.id akan terus memantau perkembangan terkini dari lokasi kejadian.



