Ads - After Header

Semeru Mengamuk! Abu Vulkanik Setinggi Langit

Ahmad Dewatara

Semeru Mengamuk! Abu Vulkanik Setinggi Langit

Chapnews – Nasional – Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi dahsyat pada Minggu (26/10) sore. Letusan kali ini mencapai ketinggian kolom abu vulkanik sekitar 1 kilometer di atas puncak gunung.

Menurut laporan dari Mukdas Sofian, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi terjadi pada pukul 17.22 WIB. "Tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak, atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl)," ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Semeru Mengamuk! Abu Vulkanik Setinggi Langit
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kolom abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas tebal yang mengarah ke utara. Erupsi ini terekam oleh seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 140 detik.

Berdasarkan catatan petugas pengamatan, Gunung Semeru telah mengalami erupsi sebanyak empat kali pada hari Minggu. Erupsi pertama terjadi pada pukul 03.56 WIB dengan tinggi letusan 700 meter di atas puncak, disusul erupsi kedua pada pukul 05.14 WIB dengan tinggi letusan 600 meter di atas puncak. Erupsi ketiga terjadi pada pukul 16.20 WIB, namun visual letusan tidak teramati.

Saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk masyarakat. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Selain itu, masyarakat juga tidak diperbolehkan beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak. "Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar," tegas Mukdas.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. chapnews.id akan terus memberikan informasi terkini mengenai aktivitas Gunung Semeru.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer