Ads - After Header

Siap-Siap! Operasi Zebra Digelar, Incar Pelanggar Lalin

Ahmad Dewatara

Siap-Siap! Operasi Zebra Digelar, Incar Pelanggar Lalin

Chapnews – Nasional – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Zebra 2025 di seluruh wilayah hukum Polda, sebagai langkah persiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang periode sibuk tersebut.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa Operasi Zebra akan dilaksanakan selama dua minggu sebelum Natal. Penindakan akan difokuskan pada pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti tidak menggunakan helm, tidak mengenakan sabuk pengaman, dan melawan arus lalu lintas.

Siap-Siap! Operasi Zebra Digelar, Incar Pelanggar Lalin
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Operasi Zebra ini adalah tahap awal untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib dan aman, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya disiplin berlalu lintas sebelum libur panjang Nataru," ujar Irjen Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (12/11), dikutip chapnews.id.

Lebih lanjut, Irjen Agus menambahkan bahwa Operasi Zebra juga merupakan bagian dari strategi pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas selama Nataru. "Melalui Operasi Zebra, kami berharap masyarakat lebih siap menghadapi kepadatan lalu lintas saat libur panjang. Polisi tidak hanya menilang, tetapi juga mengedukasi dan mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas utama," tegasnya.

Selain Operasi Zebra, Korlantas Polri juga telah menyiapkan berbagai skenario pengamanan dan pelayanan selama libur Nataru 2026. Operasi Lilin juga akan digelar dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Fokus pengamanan akan meliputi jalur tol Trans-Jawa dan Trans-Sumatera, jalur arteri dan wisata, serta simpul-simpul transportasi seperti terminal, pelabuhan, bandara, dan stasiun besar.

Rekayasa lalu lintas di jalan tol akan diterapkan secara situasional, disesuaikan dengan volume kendaraan. Beberapa skema rekayasa yang disiapkan antara lain one way, contra flow, dan manajemen rest area untuk menghindari penumpukan di jalur tol Jakarta-Semarang-Surabaya.

"Arus kendaraan akan dipantau secara real time melalui ETLE mobile dan Command Center Korlantas. Jika terjadi lonjakan, kami akan segera mengaktifkan sistem one way dan melakukan penyesuaian arus di titik-titik rawan," jelas Irjen Agus.

Untuk jalur arteri dan kawasan wisata, rekayasa arus akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah, seperti buka-tutup jalan, pengalihan rute, dan ganjil-genap di kawasan padat seperti Puncak, Lembang, Bali, Yogyakarta, Malang, dan daerah wisata lainnya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk merayakan Tahun Baru dengan tertib dan aman. Tidak ada tempat untuk balap liar, knalpot bising, atau pesta petasan berlebihan," pungkasnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer