Ads - After Header

Gus Yahya Terancam Lengser? PBNU Bergejolak!

Ahmad Dewatara

Gus Yahya Terancam Lengser? PBNU Bergejolak!

Chapnews – Nasional – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mempertanyakan keaslian dokumen Risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang berisi tentang pemberhentian dirinya dari jabatan tertinggi di organisasi tersebut. Keraguan ini muncul setelah Gus Yahya menghadiri Rapat Koordinasi Ketua PWNU se-Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, yang berlangsung hingga dini hari tadi (23/11).

Gus Yahya mengaku belum menerima dokumen fisik risalah tersebut. Menurutnya, dokumen yang beredar secara digital itu tidak memenuhi standar resmi organisasi. "Saya belum menerima secara fisik surat apapun dari Syuriyah. Adapun yang disebut sebagai risalah yang beredar di media sosial itu juga tidak memenuhi standar resmi dari dokumen resmi organisasi," tegas Gus Yahya.

 Gus Yahya Terancam Lengser? PBNU Bergejolak!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Gus Yahya menjelaskan bahwa dokumen resmi PBNU biasanya dilengkapi dengan tanda tangan digital untuk memastikan keaslian dan akuntabilitas. Ia meragukan keabsahan surat yang ditandatangani manual oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar, mengingat kemudahan pemalsuan tanda tangan di era digital ini. "Kalau tanda tangan manual itu bisa saja ya sekarang kan zaman begini kan gampang sekali membuat tandatangan scan ya. Maka kita lihat nanti," ujarnya.

Isu pemakzulan Gus Yahya mencuat setelah beredarnya dokumen Risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU tertanggal 20 November 2025. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, namun keabsahannya masih belum terkonfirmasi. Hingga saat ini, PBNU belum memberikan pernyataan resmi terkait isu ini, sehingga menimbulkan spekulasi dan pertanyaan di kalangan Nahdliyin.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer