Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (25/11/2025). Data menunjukkan IHSG merosot 0,56 persen atau setara 48,36 poin, berakhir di level 8.521.
Aktivitas perdagangan hari ini mencatatkan volume saham yang diperdagangkan mencapai 57,54 miliar lembar, dengan nilai transaksi menyentuh angka Rp31,23 triliun. Perdagangan terjadi sebanyak 2,56 juta kali. Sentimen negatif mewarnai pasar dengan 364 saham mengalami penurunan harga, sementara 277 saham berhasil mencatatkan kenaikan, dan 170 saham lainnya stagnan.

Secara sektoral, mayoritas sektor mengalami tekanan. Sektor teknologi memimpin penurunan dengan koreksi sebesar 0,46 persen, diikuti sektor bahan baku yang turun 0,28 persen, sektor transportasi melemah 0,19 persen, sektor properti terkoreksi 0,94 persen, dan sektor non-siklikal turun 0,46 persen. Sementara itu, beberapa sektor berhasil mencatatkan pertumbuhan positif, di antaranya sektor energi yang naik 0,32 persen, sektor infrastruktur naik tipis 0,13 persen, sektor kesehatan melonjak 1,50 persen, sektor industri memimpin penguatan dengan kenaikan 3,10 persen, sektor keuangan naik 0,64 persen, dan sektor siklikal menguat 0,76 persen.
Di antara saham-saham yang menjadi top gainers, PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) mencatatkan kenaikan tertinggi, melesat 34,62 persen ke harga Rp140 per saham. Menyusul di belakangnya, PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) naik 34,58 persen ke Rp144, dan PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) melonjak 34,31 persen ke Rp184.
Sebaliknya, saham-saham yang menjadi top losers dipimpin oleh PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) yang anjlok 12,45 persen ke Rp436. PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) menyusul dengan penurunan 11,03 persen ke Rp121, dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) turun 8,39 persen ke Rp12.825.



