Chapnews – Nasional – Duka mendalam menyelimuti Sumatra. Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang tiga provinsi telah merenggut ratusan nyawa dan menyebabkan ratusan lainnya hilang. Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat (5/12) mencatat total 867 korban meninggal dunia dan 521 orang masih belum ditemukan.
Korban jiwa terbanyak tercatat di Aceh dengan 345 orang meninggal dan 174 hilang. Sumatera Utara menyusul dengan 312 korban meninggal dan 133 hilang, sementara Sumatera Barat mencatat 210 korban meninggal dan 214 hilang.

Meskipun jumlah korban terus bertambah dan dampak bencana meluas, pemerintah pusat hingga saat ini belum menetapkan status bencana nasional untuk ketiga provinsi tersebut. Kendati demikian, Presiden telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk mengerahkan segala sumber daya yang ada guna membantu proses evakuasi, penanganan pengungsi, dan pemulihan wilayah terdampak.
Tim SAR gabungan terus berupaya mencari dan mengevakuasi korban hilang di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan akses yang sulit ke beberapa wilayah terpencil. Bantuan logistik dan medis juga terus disalurkan kepada para pengungsi yang tersebar di berbagai lokasi pengungsian.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan banjir dan tanah longsor. Pemerintah daerah juga diminta untuk meningkatkan koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah mitigasi bencana.



