Chapnews – Ekonomi – Jakarta – Pertanyaan seputar posisi Indonesia dalam daftar negara pemilik hutan terluas di dunia selalu menarik perhatian publik. Secara global, hutan merupakan paru-paru bumi yang vital, mencakup sekitar 30 persen dari total daratan, atau setara dengan 40 juta kilometer persegi. Keberadaan hutan ini tidak hanya penting untuk keanekaragaman hayati, tetapi juga krusial bagi keseimbangan iklim global.
Menurut data terbaru dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Rusia berdiri sebagai jawara tak terbantahkan dalam hal kepemilikan hutan. Negara raksasa ini memiliki luas hutan mencapai 832.630 hektar, sebuah angka fantastis yang merepresentasikan sekitar 20% dari total luas hutan di seluruh dunia. Dominasi Rusia ini menunjukkan betapa besarnya kontribusi negara tersebut terhadap tutupan hutan global.

Lebih dari sekadar angka, keberadaan hutan memiliki peran krusial dalam mitigasi perubahan iklim. Ekosistem hutan dikenal sebagai penyerap karbon dioksida (CO2) yang sangat efisien, mampu menyerap sekitar 2,6 miliar ton CO2 setiap tahunnya. Jumlah ini setara dengan sepertiga dari emisi karbon yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, menjadikannya garda terdepan dalam menjaga keseimbangan atmosfer bumi dan memerangi pemanasan global.
Meskipun daftar lengkap 10 negara dengan hutan terluas di dunia sangat dinantikan, dominasi Rusia jelas tak terbantahkan sebagai pemimpin. Posisi negara-negara lain, termasuk Indonesia, menjadi sorotan penting mengingat kekayaan biodiversitas dan luas hutan tropis yang dimilikinya. Data ini, yang dirangkum oleh chapnews.id, menggarisbawahi urgensi konservasi dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan demi masa depan bumi yang lebih hijau dan stabil.



