Ads - After Header

Doa Katedral Jakarta: Sumatra Terluka, Saatnya Tobat Ekologis!

Ahmad Dewatara

Doa Katedral Jakarta: Sumatra Terluka, Saatnya Tobat Ekologis!

Chapnews – Nasional – Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) menunjukkan keprihatinan mendalam atas bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Melalui Gereja Katedral, KAJ menggelar doa khusus bagi para korban, sekaligus menyerukan umat untuk melakukan "pertobatan ekologis" demi menjaga keutuhan alam ciptaan, sebagai respons terhadap krisis lingkungan yang semakin nyata.

Susyana Suwadie, Kepala Humas Keuskupan Agung Jakarta dan Gereja Katedral, mengungkapkan bahwa pihak uskup sangat prihatin dengan musibah yang menerjang wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. "Sampai sekarang kita masih turut prihatin dengan adanya bencana yang memang juga tidak bisa kita hindarkan," ujar Susyana kepada awak media di area Gereja Katedral, Jakarta, pada Rabu (24/12).

Doa Katedral Jakarta: Sumatra Terluka, Saatnya Tobat Ekologis!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Susyana menekankan pentingnya semangat "bela rasa" atau empati yang telah menjadi fokus Keuskupan Agung selama bertahun-tahun. "Kami mengajak umat untuk bisa saling ikut berbela rasa. Konsep bela rasa ini selalu ditekankan, sudah bertahun-tahun dari Keuskupan Agung Jakarta," tambahnya.

Dalam rangka perayaan Natal, Gereja Katedral juga mengadakan misa khusus anak-anak pada pukul 11.00 WIB. Misa ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai bela rasa sejak dini, di mana anak-anak diajak membawa tabungan mereka untuk disumbangkan kepada mereka yang lebih membutuhkan, khususnya korban bencana. "Di Katedral, ada dua celengan ayam di depan altar. Anak-anak bisa berpartisipasi dengan memasukkan tabungan mereka ke celengan ini, yang nantinya akan dipersembahkan bagi teman-teman yang mengalami bencana atau musibah," jelas Susyana.

Tidak hanya fokus pada bantuan langsung, Keuskupan Agung Jakarta juga memandang jauh ke depan. Untuk tahun 2026, KAJ menetapkan tema besar yang mengajak seluruh umat untuk menjaga keutuhan alam ciptaan. Tema ini merupakan butir kelima dari Ajaran Sosial Gereja, yang secara spesifik menyerukan "pertobatan ekologis." "Harapannya di tahun 2026, kita memiliki tema besar dari Keuskupan Agung Jakarta, yaitu Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta butir yang kelima dari Ajaran Sosial Gereja, mengajak seluruhnya untuk menjaga keutuhan alam cipta," papar Susyana. Ia menambahkan, "Ini adalah ajakan bagi semua untuk melakukan pertobatan ekologis, karena kita harus bisa merawat bumi sebagai rumah bersama."

Seruan ini menggarisbawahi komitmen KAJ untuk tidak hanya merespons dampak bencana, tetapi juga mengatasi akar masalahnya melalui kesadaran dan tindakan nyata dalam pelestarian lingkungan, demi masa depan bumi yang lebih baik.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer