Ads - After Header

Jakarta Ditinggalkan 1,7 Juta Kendaraan: Ini Tujuannya!

Ahmad Dewatara

Jakarta Ditinggalkan 1,7 Juta Kendaraan: Ini Tujuannya!

Chapnews – Nasional – Korlantas Polri melaporkan bahwa sebanyak 1,7 juta kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta melalui jalur tol selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Data ini tercatat hingga Minggu, 28 Desember 2025, pukul 16:37 WIB. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, memastikan bahwa arus lalu lintas selama musim libur ini terpantau lancar dan terkendali.

Irjen Agus menjelaskan bahwa angka 1,7 juta kendaraan tersebut merupakan sekitar 59 persen dari total prediksi 2,9 juta kendaraan yang diperkirakan akan keluar dari Jakarta sepanjang momen Nataru tahun ini. "Kami laporkan, kondisi jalan tol sejauh ini cukup terkendali," ujar Irjen Agus kepada awak media.

Jakarta Ditinggalkan 1,7 Juta Kendaraan: Ini Tujuannya!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut Kakorlantas, kelancaran arus mudik ini tidak lepas dari persiapan matang yang telah dilakukan. Seluruh infrastruktur penunjang perjalanan, mulai dari rest area, pintu keluar (exit tol), hingga pintu masuk (intran tol), telah dikelola secara optimal. "Jadi, rest area, exit tol, dan intran sudah kita kelola dengan baik untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran setiap pengendara," tambahnya.

Destinasi favorit para pemudik Nataru tahun ini sangat beragam, mencakup wilayah Sumatera, jalur Trans Jawa, serta berbagai tujuan wisata populer pasca-perayaan Natal, seperti Yogyakarta dan Bali. "Baik yang menuju ke Sumatera, trans Jawa, termasuk juga yang ke Bali, Yogya, ini menjadi tujuan daripada wisata setelah perayaan hari Natal," ungkap Irjen Agus.

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan di berbagai titik, Korlantas Polri telah menyiapkan dan menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas. Di jalur tol, pengelolaan alur kendaraan di rest area menjadi fokus utama. Sebagai contoh, di rest area 102, diberlakukan sistem contraflow mengingat tingginya jumlah pengunjung.

Tidak hanya di jalan tol, rekayasa lalu lintas juga diterapkan di jalur arteri yang padat. Di kawasan Gadog Puncak hingga Bandung dan Cianjur, petugas melakukan sistem buka-tutup dan contraflow untuk mengurai kemacetan. Pengelolaan serupa juga terlihat di pertigaan Mengkreng, Jawa Timur, serta di area wisata Malang Raya dan Batu yang ramai. Bahkan, di Bali, kepadatan kendaraan wisatawan domestik dari Surabaya yang menuju ke pusat kota dari Gilimanuk juga telah diantisipasi dengan baik oleh petugas di lapangan.

Upaya komprehensif ini menunjukkan kesiapan Korlantas Polri dalam memastikan perjalanan masyarakat selama libur Nataru 2025 berjalan aman, lancar, dan nyaman, sebagaimana dilaporkan oleh chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer