Ads - After Header

Pencarian Syafiq di Slamet: Ribuan Relawan Membanjiri!

Ahmad Dewatara

Pencarian Syafiq di Slamet: Ribuan Relawan Membanjiri!

Chapnews – Nasional – Pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet, Pemalang, Jawa Tengah, kini telah memasuki hari kelima. Upaya penyelamatan di medan pegunungan yang menantang ini semakin intensif dengan bergabungnya puluhan tim relawan dari berbagai penjuru dan warga lokal yang tak kenal lelah.

Solidaritas kemanusiaan terpancar jelas dari Desa Clekatakan, kaki Gunung Slamet. Sebanyak 23 pemuda setempat, dengan bekal seadanya namun semangat membara, bergerak menuju lereng gunung pada Jumat (2/1) pukul 13.40 WIB. Sebelum keberangkatan, mereka mendapatkan arahan strategis dari Unit Siaga SAR (USS) Basarnas Pemalang terkait pembagian titik pencarian dan pentingnya kehati-hatian.

Pencarian Syafiq di Slamet: Ribuan Relawan Membanjiri!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, yang melepas tim warganya, menegaskan bahwa partisipasi ini murni didasari kepedulian. "Ini adalah wujud kepedulian tulus warga kami. Tanpa paksaan, kami turut serta membantu pencarian. Meskipun kami mengenal betul medan ini, kami tetap patuh pada setiap aturan dan arahan dari Basarnas," ujar Sutrisno di lokasi. Para pemuda tersebut bahkan berencana bermalam di ketinggian, sekaligus mendistribusikan logistik di beberapa pos.

Tak hanya warga lokal, Basecamp Dipajaya, yang menjadi pusat komando operasi, terus kedatangan gelombang relawan dari berbagai daerah. Hingga Jumat pukul 15.00 WIB, tercatat 39 tim relawan telah mendaftar dan siap bergabung dalam misi pencarian ini. Semua tim berkoordinasi erat di bawah satu komando dari Basarnas Pemalang untuk memastikan efektivitas dan keamanan.

Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, yang memantau langsung di Basecamp Dipajaya, mengapresiasi tinggi semangat para relawan. "Arus relawan yang datang tak pernah putus. Mereka silih berganti naik dan turun, menunjukkan dedikasi luar biasa karena pencarian ini memang membutuhkan tenaga ekstra. Sungguh, semangat tim relawan ini patut diacungi jempol," tutur Rendy.

Fokus utama pencarian saat ini diarahkan pada lembah-lembah curam di sekitar Pos 4 hingga Pos 6, area yang dikenal memiliki kontur sulit dan potensi bahaya. Tim gabungan, terdiri dari relawan dan warga lokal, menyebar di berbagai titik strategis, melakukan penyisiran secara bergantian untuk memaksimalkan cakupan area.

Syafiq dan rekannya diketahui memulai pendakian Gunung Slamet pada Sabtu, 27 Desember 2023. Namun, pada Senin (29/12), hanya rekan korban, Himawan, yang berhasil ditemukan dalam kondisi lemas. Syafiq terakhir kali terlihat di sekitar Pos 9. Meskipun tim gabungan telah berulang kali menyisir jalur dari Pos 1 hingga puncak, keberadaan Syafiq masih menjadi misteri.

Dengan segala upaya dan harapan yang tak pernah padam, seluruh pihak terus berdoa agar operasi pencarian pada hari ini dapat segera membuahkan hasil, membawa pulang Syafiq ke tengah keluarganya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer