Chapnews – Ekonomi –
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru-baru ini mengalami penghentian perdagangan sementara (trading halt) selama dua hari berturut-turut, sebuah kejadian yang tak pelak memicu kekhawatiran di kalangan investor. Menanggapi gejolak ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyerukan agar para pelaku pasar tetap tenang, sembari menegaskan bahwa momen ini justru menjadi kesempatan krusial untuk membersihkan bursa dari praktik-praktik saham gorengan yang merugikan.

Purbaya menjelaskan, guncangan pasar yang terjadi hanyalah reaksi sesaat terhadap isu indeks MSCI. Ia meyakini bahwa pelemahan IHSG sama sekali tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional yang sebenarnya, yang menurutnya tetap kokoh dan resilient.
"Ini jelas shock sementara karena fundamental kita enggak masalah," ujar Purbaya saat ditemui di Kemenko Perekonomian, seperti yang dilansir oleh chapnews.id. Ia menambahkan, peristiwa ini harus dijadikan momentum untuk menata ulang pasar modal. "Kalau yang jatuh bursa saham-saham gorengan kan saya udah ingatkan dari dulu, bersihkan bursa dari saham gorengan," tegasnya, menggarisbawahi pentingnya transparansi dan kesehatan pasar.
Purbaya juga menjamin bahwa fondasi ekonomi Indonesia akan semakin kuat seiring dengan upaya masif bersih-bersih birokrasi yang tengah ia galakkan. Bagi investor yang merasa cemas dengan fluktuasi pasar, Purbaya memberikan saran strategis. "Tapi yang besar-besar kan masih ada, yang saham-saham yang blue chip itu kan naiknya belum terlalu tinggi. Kalau ada yang takut, lari aja ke situ," pungkasnya, mengarahkan investor ke aset yang lebih stabil dan teruji.
Oleh Taufik Fajar, Jurnalis – Jumat, 30 Januari 2026 | 06:02 WIB



