Ads - After Header

TERUNGKAP! Bhabinkamtibmas Tak Pukul Penjual Es Gabus!

Ahmad Dewatara

TERUNGKAP! Bhabinkamtibmas Tak Pukul Penjual Es Gabus!

Chapnews – Nasional – Jakarta – Drama dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang anggota Bhabinkamtibmas dan pedagang es gabus keliling akhirnya menemui titik terang. Polda Metro Jaya secara resmi menyatakan bahwa Aiptu Ikhwan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, tidak terbukti melakukan penganiayaan terhadap Sudrajat, penjual es kue yang sebelumnya dituding menjual es gabus berbahan spons.

Kombes Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa kesimpulan ini didapat setelah Bidang Propam Polda Metro Jaya melakukan serangkaian pemeriksaan mendalam. "Kami sampaikan, dalam proses pemeriksaan terkait tentang seorang Bhabinkamtibmas, tidak terbukti melakukan tindakan kekerasan penganiayaan," ujar Budi di Mapolda Metro Jaya pada Senin (2/2).

TERUNGKAP! Bhabinkamtibmas Tak Pukul Penjual Es Gabus!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa hasil investigasi ini diperkuat oleh keterangan dari Sudrajat sendiri. "Ini juga didukung dari keterangan Pak Sudrajat ya. Sudah berkali-kali Pak Sudrajat menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas tidak melakukan pemukulan," tambahnya, menghilangkan keraguan atas insiden tersebut.

Meskipun tidak terbukti melakukan penganiayaan, Polda Metro Jaya tetap mengambil langkah pembinaan. Aiptu Ikhwan dan jajaran Bhabinkamtibmas lainnya akan mendapatkan pelatihan khusus untuk meningkatkan kemampuan komunikasi sosial. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri yang menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat. "Jangan sakiti hati masyarakat," kutip Budi, menggarisbawahi komitmen Polda dalam melayani publik.

Sebelumnya, kasus ini mencuat ke publik setelah sebuah video viral menunjukkan dua pria berseragam TNI dan Polri mengamankan seorang pedagang es kue. Dalam video tersebut, pedagang dituding menjual es gabus yang terbuat dari spons atau busa, memicu kekhawatiran publik. Pria berseragam polisi dalam video bahkan sempat menyatakan, "Penjual es kue jadul… sekarang harap hati-hati bagi orang tua ya, karena ini sudah rekayasa, bukan bahan kue lagi, tapi bahan spons."

Menanggapi kehebohan tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat segera bertindak dengan melakukan penyelidikan dan uji sampel. Hasil pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya kemudian memastikan bahwa seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan cokelat meses yang dijual Sudrajat adalah aman dan layak konsumsi, membantah tudingan awal.

Baik Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Serda Heri Purnomo, maupun Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan, telah menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ikhwan menjelaskan bahwa tindakannya merupakan respons cepat terhadap laporan masyarakat yang khawatir akan peredaran makanan berbahaya. Ia mengklaim hanya ingin memberikan edukasi dan memastikan keamanan warga. "Namun demikian, kami menyadari bahwa kami telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang seperti Dinas Kesehatan, Dokpol, maupun Labfor Polri. Seharusnya proses klarifikasi dan verifikasi dilakukan terlebih dahulu," aku Ikhwan, menunjukkan penyesalan atas kekeliruan dalam penanganan awal.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer