Chapnews – Nasional – Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku pembunuhan seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) RSPAU Halim Perdanakusuma berinisial NH (31). Korban ditemukan tewas dalam kondisi tertutup selimut di sebuah rumah kontrakan di Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Rabu (4/2) lalu.
Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan pada Minggu (8/2). Pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Fokus utama penyelidikan adalah untuk mendalami motif di balik aksi keji yang merenggut nyawa NH.

"Ini masih dalam proses pendalaman terkait apa motifnya. Kami akan terus memperbarui informasi kepada rekan-rekan sekalian mengenai motif, bagaimana peran pelaku, serta alasan di balik pembunuhan terhadap jenazah yang ditemukan di kontrakan tersebut," jelas Kombes Budi Hermanto, seperti dikutip dari chapnews.id.
Lebih lanjut, Kombes Budi juga mengungkapkan adanya dugaan bahwa pelaku tidak beraksi seorang diri. "Ada indikasi tindakan kekerasan yang melibatkan lebih dari satu orang. Kami sedang mendalami kemungkinan dua pelaku dalam kasus ini," tambah Budi, menekankan bahwa penyelidikan oleh Subdit Jatanras Polda Metro Jaya masih berlangsung secara mendalam.
Jasad NH ditemukan tak bernyawa oleh rekannya berinisial SR pada Rabu (4/2). Kecurigaan SR muncul setelah korban tidak masuk kerja sejak Senin (2/2) dan ponselnya tidak dapat dihubungi. SR kemudian berinisiatif mengecek keberadaan NH di rumah kontrakannya.
Saat tiba di lokasi, pintu rumah kontrakan korban dalam keadaan terkunci. SR lantas menghubungi pemilik kontrakan untuk meminta kunci cadangan. Setelah pintu berhasil dibuka, SR menemukan NH sudah tak bernyawa dalam kondisi tertutup selimut, memicu laporan yang kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk mengungkap seluruh fakta di balik kasus pembunuhan yang menggemparkan ini.



