Chapnews – Nasional – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menunjukkan respons tegas terhadap serangkaian penyerangan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Menanggapi insiden-insiden yang meresahkan, Djamari menyatakan pemerintah akan memperkuat pengamanan di titik-titik rawan dan memburu para pelaku hingga tuntas.
Salah satu fokus utama adalah peningkatan personel keamanan di Bandara Koroway, Papua Selatan. Keputusan ini diambil menyusul insiden penembakan pesawat Smart Air pada Rabu (11/2) lalu yang menewaskan pilot dan kopilotnya saat mendarat. "Kekuatan akan kita tambah. Di sana, karena kelihatannya tidak ada kekuatan tentara dan polisi di situ, maka kita akan perkuat agar kejadian serupa tidak terulang," tegas Djamari di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2). Meski demikian, jumlah pasti personel TNI dan Polri yang akan ditugaskan belum dirinci.

Selain itu, Djamari juga menyoroti serangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia di KM 50, Timika, Papua Tengah, pada Rabu (11/2). Insiden tersebut mengakibatkan gugurnya Serka AC, Sertu H mengalami pendarahan pada hidung, dan seorang karyawan Freeport berinisial HR terluka tembak. "Pelaku di Freeport juga sedang kita kejar. Korban luka maupun yang gugur sudah dievakuasi, dan kami sedang memburu mereka," jelas Djamari, menegaskan komitmen aparat dalam penegakan hukum.
Rangkaian kekerasan KKB tidak berhenti di situ. Pada Kamis (12/2), seorang sopir mobil tangki air bersih bernama Suwoni ditembaki di jalur Poros Dekai menuju Lopon, Yahukimo, Papua. Korban menderita luka tembak di punggung kiri saat mengantarkan suplai air. Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menyebut dugaan sementara mengarah pada KKB wilayah Yahukimo, dan penyelidikan intensif masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi serta memproses hukum para pelaku.
Rentetan insiden ini menggarisbawahi tantangan keamanan di Papua. Dengan langkah-langkah yang diumumkan Menko Polkam Djamari Chaniago, pemerintah berupaya keras untuk memulihkan stabilitas dan memastikan keamanan bagi warga serta aktivitas vital di Bumi Cenderawasih. Aparat gabungan TNI-Polri berkomitmen penuh untuk menumpas kelompok-kelompok bersenjata yang mengganggu kedamaian dan ketertiban.


