Chapnews – Ekonomi – Menjelang euforia mudik Lebaran 2026, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI mengintensifkan pengawasan kelaiklautan kapal penumpang. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap armada yang akan beroperasi memenuhi standar keselamatan tertinggi dan siap melayani lonjakan penumpang, sekaligus menekan potensi risiko kecelakaan di jalur laut.
Pemeriksaan komprehensif dilakukan melalui "uji petik" langsung, sebuah proses inspeksi mendalam terhadap berbagai aspek vital kapal. Tim pemeriksa meneliti kondisi fisik lambung kapal, kinerja mesin, kelengkapan dan fungsi peralatan keselamatan, validitas dokumen, hingga fasilitas penunjang kenyamanan penumpang. Tujuannya jelas, untuk menjamin perjalanan laut yang aman, nyaman, dan bebas hambatan selama periode mudik.

Dalam pelaksanaannya, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI berkolaborasi erat dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI. Salah satu titik fokus kegiatan uji petik ini berlangsung di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar, sebagai representasi dari upaya nasional untuk memastikan kesiapan armada.
Direktur Utama BKI, R. Benny Susanto, menegaskan bahwa partisipasi BKI dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan sebagai penyedia jasa survei dan klasifikasi maritim. "Melalui uji petik ini, pemeriksaan yang kami lakukan jauh melampaui sekadar kelengkapan dokumen," jelas Benny, seperti dilansir chapnews.id pada Jumat (20/2/2026). "Kami melakukan pengecekan langsung terhadap setiap aspek vital, mulai dari peralatan keselamatan hingga kesiapan teknis kapal secara menyeluruh."
Benny menambahkan, pemeriksaan mendalam ini krusial untuk mencegah potensi kelalaian dalam pengoperasian kapal. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap kapal mampu beroperasi dengan aman dan optimal, bahkan saat menghadapi lonjakan jumlah penumpang yang signifikan selama masa Lebaran.
Tak hanya fokus pada aspek teknis, pemeriksaan juga mencakup kesiapan fasilitas umum dan standar kebersihan kapal. Upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan ketenangan maksimal kepada masyarakat yang akan memilih transportasi laut sebagai moda perjalanan mudik mereka.



