Ads - After Header

Terbongkar! Influencer Saham Didenda Rp5,3 Miliar

Ahmad Dewatara

Terbongkar! Influencer Saham Didenda Rp5,3 Miliar

Chapnews – Ekonomi – Influencer saham kenamaan, Belvin Tannadi, kini menjadi pusat perhatian publik setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi denda yang fantastis, mencapai Rp5,35 miliar. Hukuman berat ini diberikan menyusul terbuktinya Belvin melakukan praktik manipulasi harga saham, atau yang populer disebut "goreng saham," melalui aktivitasnya di media sosial selama periode 2021 hingga 2022.

Anggota Dewan Komisioner OJK pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, menjelaskan secara rinci modus operandi yang dilakukan. Menurutnya, Belvin Tannadi (dengan inisial BVN) terbukti melakukan order beli dan order jual pada beberapa saham, termasuk dengan kode AYLS, FILM, dan BSML. "Menggunakan beberapa rekening efek nominee kembali sehingga menyebabkan adanya pembentukan harga saham yang tidak wajar," terang Hasan Fawzi dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (20/2/2026).

Terbongkar! Influencer Saham Didenda Rp5,3 Miliar
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lantas, siapa sebenarnya Belvin Tannadi yang kini tersandung kasus serius ini? Pria asal Medan, Sumatera Utara, ini dikenal luas sebagai salah satu influencer saham paling berpengaruh di Indonesia. Akun Instagram pribadinya, @belvinvvip, bahkan telah meraup lebih dari 1,7 juta pengikut setia yang kerap menantikan analisis dan tips darinya.

Menariknya, latar belakang pendidikan Belvin tidak berasal dari bidang keuangan. Ia merupakan lulusan sastra China dari STBA Persahabatan Internasional Asia. Ketertarikannya pada dunia saham muncul dari keinginan kuat untuk membangun aset jangka panjang demi masa depan. Perjalanan investasinya dimulai pada tahun 2014 dengan modal awal sekitar Rp12 juta. Ia memilih saham karena dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan instrumen investasi lain seperti obligasi atau reksa dana.

Selain aktif sebagai kreator konten edukasi, Belvin juga merupakan pendiri PT Ilmu Saham Indonesia, sebuah perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang edukasi pasar modal. Perusahaan ini meluncurkan aplikasi "Ilmu Saham" pada 18 Juni 2022, yang dirancang untuk memudahkan investor pemula dalam belajar investasi dan trading melalui video edukasi, analisis pasar harian, serta materi yang disajikan dengan bahasa yang mudah dicerna. Belvin juga dikenal sebagai penulis buku berjudul "Ilmu Saham".

Ironisnya, Belvin kerap membagikan nasihat penting bagi para pemula yang ingin terjun ke dunia investasi, baik saham maupun kripto. Ia selalu menekankan pentingnya untuk tidak terburu-buru, memulai investasi dari nilai kecil, dan yang paling krusial, menggunakan "uang dingin" atau dana yang memang tidak akan mengganggu kebutuhan pokok sehari-hari. Kasus yang menimpanya ini menjadi pengingat keras akan pentingnya integritas dan kepatuhan terhadap regulasi di pasar modal.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer