Bursa Berdarah! IHSG Terjun Bebas ke 8.235
Oleh: Tim Redaksi chapnews.id – Kamis, 26 Februari 2026 | 16:20 WIB

Chapnews – Ekonomi – Pasar modal Indonesia mengakhiri sesi perdagangan hari ini, Kamis (26/2/2026), dengan rapor merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu menahan tekanan jual sepanjang hari, akhirnya anjlok 86,97 poin atau setara 1,05 persen, dan parkir di level 8.235 pada penutupan sesi kedua.
Kondisi pasar mencerminkan dominasi sentimen negatif. Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 157 saham yang berhasil mencatatkan penguatan. Sementara itu, mayoritas saham, yakni 594 saham, harus tumbang di zona merah, dan 207 saham lainnya terpantau stagnan tanpa perubahan harga. Aktivitas transaksi perdagangan terbilang cukup ramai, mencapai nilai Rp27,6 triliun dengan total 53,7 miliar lembar saham berpindah tangan.
Penurunan ini tak hanya menimpa IHSG, namun juga menyeret indeks-indeks utama lainnya. Indeks LQ45 terpantau melemah 0,61 persen ke level 837, disusul Indeks JII yang merosot lebih dalam 1,11 persen ke 560. Sementara itu, Indeks IDX30 kehilangan 0,60 persen, berakhir di 443, dan Indeks MNC36 juga terkoreksi 0,55 persen ke 346.
Hampir seluruh sektor industri turut merasakan dampak koreksi pasar. Indeks sektoral mayoritas berada di zona negatif, meliputi konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, keuangan, infrastruktur, transportasi, industri, energi, bahan baku, properti, kesehatan, dan teknologi.
Di tengah gejolak pasar yang berdarah, beberapa saham berhasil mencuri perhatian dengan performa cemerlang sebagai top gainers. PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) memimpin daftar dengan kenaikan fantastis 34,62 persen, mengunci harga di Rp105. Disusul oleh PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) yang melesat 34,57 persen ke Rp218, serta PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) yang melonjak 27,61 persen, ditutup di Rp208.
Namun, tak sedikit pula saham yang harus menelan pil pahit dan masuk dalam daftar top losers. PT Indospring Tbk (INDS) anjlok paling dalam dengan koreksi 14,95 persen ke Rp1.280. Kemudian, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) merosot 14,88 persen ke Rp1.030, dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) terperosok 14,82 persen di harga Rp8.475.
Untuk informasi terkini dan terpercaya mengenai pergerakan pasar saham, tren ekonomi, dan kebijakan finansial, pembaca dapat terus mengikuti update dari chapnews.id.



