Chapnews – Ekonomi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk mempercepat realisasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Onshore LNG Abadi Blok Masela. Purbaya menyatakan akan memberikan perlakuan istimewa bagi para investor proyek vital ini, demi menyingkirkan hambatan birokrasi yang selama ini memperlambat progresnya.
Komitmen ini muncul di tengah upaya pemerintah untuk memastikan proyek energi strategis tidak lagi terganjal. Berikut adalah beberapa langkah kunci dan fakta terkait prioritas Blok Masela di bawah arahan Menkeu Purbaya, seperti yang dihimpun chapnews.id pada Minggu (1/3/2026).

1. Percepatan Proses Perizinan yang Signifikan
Purbaya mengungkapkan bahwa proses perizinan yang sebelumnya dikenal lamban, kini telah menunjukkan kemajuan berarti di awal tahun 2026. "Proyek ini sebenarnya sudah berjalan lama, tapi sebelumnya perizinan sangat lambat. Izin internal baru keluar Januari–Februari, termasuk izin lingkungan dan lainnya," jelas Purbaya usai memimpin Sidang Debottlenecking Investasi. Ia menambahkan, percepatan ini terjadi karena pihak terkait menyadari pentingnya proyek ini bagi negara.
2. Pembentukan Tim Khusus Anti-Birokrasi
Untuk secara efektif memangkas rantai birokrasi yang berbelit, Menkeu Purbaya telah membentuk sebuah tim khusus (special task force). Tim ini bertugas memantau perkembangan proyek secara reguler dan bertindak sebagai ‘penyelesai masalah’ di tempat. Purbaya menegaskan, segala bentuk kendala, mulai dari isu lingkungan hingga urusan impor peralatan industri, akan diselesaikan dalam satu meja di Kementerian Keuangan.
"Saya bilang, kita set up satu tim di sini agar laporan bisa disampaikan secara reguler kapan pun. Tim ini akan menyelesaikan masalah di tempat. Investor akan diperlakukan khusus, jika ada hambatan, cukup datang ke sini, semuanya akan dibereskan," tegas Purbaya, memberikan jaminan kemudahan bagi para investor Blok Masela.


