Chapnews – Ekonomi – Pasar modal Indonesia diprediksi akan kembali bergairah pada awal pekan depan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan memiliki potensi untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin, 2 Maret 2026. Analisis teknikal menjadi landasan utama proyeksi ini, mengindikasikan adanya peluang rebound lanjutan yang menjanjikan bagi para investor.
Tim riset dari MNC Sekuritas, dalam laporan harian mereka, MNCS Daily Scope, yang dirilis Minggu (1/3/2026), mengungkapkan optimisme terhadap pergerakan IHSG. Menurut analisis mereka, dalam skenario terbaik, posisi IHSG saat ini berada dalam fase wave (c) dari wave [x]. Kondisi ini membuka peluang bagi IHSG untuk terus menguat, dengan target potensi mencapai rentang 8.440 hingga 8.650.

Adapun, para analis juga telah menetapkan level-level penting yang patut dicermati. Level support krusial bagi IHSG diperkirakan berada di area 8.025 dan 7.861. Di sisi lain, level resistance terdekat yang perlu ditembus berada di kisaran 8.306 dan 8.437.
Selain proyeksi indeks, MNC Sekuritas juga memberikan beberapa rekomendasi saham pilihan yang menarik untuk dicermati oleh investor. Berikut adalah daftar saham beserta analisis singkatnya:
1. INDY (PT Indika Energy Tbk.)
Saham INDY menunjukkan performa positif dengan penguatan sebesar 4,26% menuju level 3.670, didukung oleh volume pembelian yang signifikan. Berdasarkan analisis gelombang (wave analysis), pergerakan INDY saat ini diproyeksikan berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 5. Tim riset menyarankan strategi Buy on Weakness pada rentang harga 3.470-3.620, dengan target harga di 3.910 dan 4.200. Batas risiko (stoploss) disarankan di bawah 3.320.
2. TAPG (PT Triputra Agro Persada Tbk.)
Saham TAPG juga mencatatkan kenaikan impresif sebesar 8,33% ke level 1.625, diiringi oleh volume pembelian yang kuat. Penguatan ini bahkan berhasil menembus level Moving Average 60 (MA60), sebuah sinyal teknikal yang positif. Analisis menunjukkan bahwa posisi TAPG saat ini berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C dari wave (B). Rekomendasi untuk TAPG adalah Buy on Weakness di kisaran 1.550-1.605, dengan target harga di 1.670 dan 1.745. Investor disarankan untuk menempatkan stoploss di bawah 1.535.
Perlu diingat bahwa setiap keputusan investasi memiliki risiko. Informasi ini bersifat sebagai panduan dan bukan merupakan saran investasi yang mengikat. Investor diharapkan untuk selalu melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan profil risiko sebelum membuat keputusan investasi.


