Ads - After Header

Skandal CoreTax: Menkeu Purbaya Bongkar ‘Orang Dalam’ Nakal!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya dugaan praktik tidak terpuji dari oknum di internal kementeriannya, yang menjadi biang kerok di balik seringnya kendala teknis pada sistem pelaporan perpajakan CoreTax. Indikasi kuat adanya permainan kotor ini disinyalir menjadi penyebab utama mengapa masyarakat kerap kesulitan saat hendak melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Pernyataan mengejutkan ini disampaikan Purbaya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (27/3/2026).

Secara blak-blakan, Purbaya membeberkan adanya vendor yang sebelumnya telah diputus kontraknya karena performa buruk, namun entah bagaimana, kembali diselundupkan secara diam-diam oleh jajarannya. "Tiba-tiba di CoreTax ada laporan lagi bahwa itu ‘muter-muter’ (berputar-putar tanpa hasil). Padahal sebelumnya masalahnya sudah hilang. Rupanya di tempat kita ada yang nakal. Ada yang kontrak dengan satu vendor yang sudah kita berhentikan karena layanannya lambat, dimasukkan lagi diam-diam," ungkap Purbaya, menunjukkan kekecewaannya.

Skandal CoreTax: Menkeu Purbaya Bongkar 'Orang Dalam' Nakal!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menkeu Purbaya menegaskan komitmennya untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mencari tahu siapa pihak yang bertanggung jawab atas kembalinya vendor bermasalah tersebut. Ia berjanji tak segan menjatuhkan sanksi berat bagi oknum yang terlibat dalam praktik curang ini. "Sekarang mereka tidak mengaku siapa yang memasukin. Nanti saya akan periksa lagi siapa yang memasukin vendor itu. Kita akan tindak tegas," ancamnya, mengisyaratkan bahwa tidak akan ada toleransi bagi pelanggaran integritas.

Tak hanya itu, Purbaya juga mengkritisi desain sistem CoreTax yang menurutnya terkesan sengaja dibuat berbelit-belit. "CoreTax itu desainnya agak aneh. Seharusnya, saat sistem baru diluncurkan, antarmuka (interface) langsung dirancang agar mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat," tuturnya, menyoroti kurangnya orientasi pada kemudahan pengguna sejak awal pengembangan sistem. Dugaan adanya "pegawai nakal" dan desain sistem yang rumit ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan sistem perpajakan di Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer