Chapnews – Nasional – Sebuah insiden tak terduga menggemparkan ruas Tol Serang-Panimbang (Serpan) di Kabupaten Lebak, Banten, pada Kamis pagi. Seekor rusa liar dilaporkan menabrak sebuah mobil di KM 88, tak jauh dari Gerbang Tol Rangkasbitung. Meskipun kendaraan mengalami kerusakan, pengemudi dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.
Kejadian nahas ini diperkirakan terjadi antara pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Menurut keterangan Manajer Pemasaran Strategis Wika Serpan, Muhammad Albagir, pengendara mobil melaju dengan kecepatan sedang saat tiba-tiba seekor rusa melintas di jalur tersebut, menyebabkan tabrakan tak terhindarkan. Bangkai hewan malang itu segera dievakuasi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Albagir menjelaskan kepada chapnews.id bahwa kawasan Tol Serpan memang dikenal masih banyak dilintasi satwa liar, mulai dari biawak hingga anjing hutan. Namun, insiden rusa menabrak kendaraan merupakan kejadian pertama kali. "Prediksi kami, rusa itu bukan di situ habitatnya, mungkin dipelihara orang lain atau penangkaran di daerah situ," ujarnya, menduga asal-usul rusa tersebut.
Akibat benturan keras, bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah atau ringsek. Beruntungnya, pengemudi tidak mengalami cedera sedikit pun. Untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang, pihak pengelola tol berencana memperketat pengamanan. "Antisipasi ke depan, di titik-titik yang rawan ada hewan menyeberang itu kami tambahkan pengamanan, seperti pagar, untuk meminimalisir hewan yang menyeberang," tambah Albagir.
Sebagai informasi, ruas Tol Serpan Seksi 2 yang menghubungkan Rangkasbitung-Cikulur-Cileles telah ditutup sementara sejak Kamis (26/3) pukul 17.00 WIB. Penutupan ini dilakukan guna menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan memastikan standar layanan yang lebih optimal sebelum dibuka penuh. Sebelumnya, tol fungsional ini telah melayani sekitar 150 ribu kendaraan selama arus mudik dan balik pada tahun 2026.
Sejak dibuka secara fungsional pada 12 Maret 2026, Tol Serpan telah menjadi jalur vital yang mempersingkat waktu tempuh bagi pengguna jalan menuju Serang, Lebak, dan Pandeglang, baik untuk keperluan mudik, balik, maupun wisata. Banyak masyarakat yang memanfaatkan akses ini untuk mengunjungi destinasi populer seperti Tanjung Lesung di Pandeglang atau kawasan Suku Baduy di Lebak. Rencananya, Tol Serpan Seksi 2 akan dibuka penuh pada semester kedua tahun 2026, diharapkan dapat semakin meningkatkan konektivitas dan perekonomian wilayah Banten.



