Ads - After Header

OJK Punya Ketua Baru! Friderica Siap Gebrak Pasar Modal!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Jajaran Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpilih untuk periode 2026-2031 secara resmi mengemban tugas setelah dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto pada Rabu (25/3/2026). Dalam seremoni penting tersebut, Friderica Widyasari Dewi kini sah memegang kendali sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, mengisi posisi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Mahendra Siregar yang mengundurkan diri pada akhir Januari lalu.

Friderica, yang akrab disapa "Bu Kiki," akan memimpin lembaga pengawas sektor jasa keuangan Indonesia selama lima tahun ke depan. Tugas berat menanti di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang menuntut pengawasan ketat serta inovasi berkelanjutan.

OJK Punya Ketua Baru! Friderica Siap Gebrak Pasar Modal!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Berikut adalah daftar lengkap para pejabat yang mengisi pos-pos strategis di OJK, termasuk perwakilan ex-officio dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia:

  • Ketua Dewan Komisioner: Friderica Widyasari Dewi
  • Wakil Ketua Dewan Komisioner: Hernawan Bekti Sasongko
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon: Hasan Fawzi
  • Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen: Dicky Kartikoyono
  • Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto: Adi Budiarso
  • Anggota Dewan Komisioner Ex-officio Kemenkeu: Thomas A.M. Djiwandono
  • Anggota Dewan Komisioner Ex-officio Bank Indonesia: Juda Agung

chapnews.id merangkum sejumlah poin penting terkait visi dan janji Friderica Widyasari usai resmi dilantik sebagai Ketua OJK:

1. Komitmen Pemulihan Kepercayaan Pasar Modal
Salah satu agenda prioritas utama yang digarisbawahi Friderica adalah mengembalikan dan menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Ia mengakui bahwa sektor ini sempat mengalami guncangan, terutama pasca pengumuman indeks MSCI beberapa waktu lalu. "Ini tetap menjadi agenda prioritas kita untuk menjaga dan memulihkan kepercayaan publik, terutama dari sisi pasar modal dan sektor lain," tegas Friderica, seraya mengapresiasi peran media yang mendampingi OJK di masa-masa kritis.

2. Pengawasan Terintegrasi dan Pendalaman Pasar
Friderica menekankan pentingnya pendekatan pengawasan yang terintegrasi untuk menghadapi fenomena konglomerasi keuangan dan kemunculan produk-produk hibrida yang semakin kompleks. Selain itu, OJK di bawah kepemimpinannya akan terus mendorong pendalaman pasar. Tujuannya jelas, agar kontribusi sektor keuangan terhadap ekonomi nasional tidak hanya bertumpu pada perbankan semata, melainkan juga sektor-sektor keuangan lainnya dapat tumbuh menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat.

3. Penegakan Hukum dan Perlindungan Konsumen yang Kuat
OJK juga berkomitmen penuh untuk memperkuat perlindungan masyarakat sebagai pengguna jasa keuangan. Friderica menyatakan bahwa penegakan hukum akan digalakkan secara lebih intensif untuk menyelesaikan berbagai kasus di sektor keuangan. Upaya ini akan dilakukan melalui sinergi yang erat dengan lembaga-lembaga terkait, memastikan keadilan dan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Dengan jajaran Dewan Komisioner yang baru dan visi strategis yang telah dipaparkan, harapan besar kini disematkan kepada OJK di bawah kepemimpinan Friderica Widyasari Dewi untuk menjaga stabilitas, integritas, dan pertumbuhan sektor jasa keuangan Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer