Ads - After Header

Sosok Legendaris 4 Presiden Disemayamkan di Kemhan!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Suasana duka menyelimuti kompleks Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jakarta pada Minggu (29/3) pagi, saat jenazah mantan Menteri Pertahanan, Juwono Sudarsono, disemayamkan untuk penghormatan terakhir. Sosok yang pernah mengemban amanah di bawah empat Presiden RI ini, termasuk era Abdurrahman Wahid dan Susilo Bambang Yudhoyono, tiba di Gedung Kemhan sekitar pukul 08.00 WIB.

Prosesi persemayaman segera dimulai di Ruang Hening, seperti disampaikan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. Penghormatan terakhir bagi almarhum Juwono Sudarsono ini dijadwalkan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB. Setelah itu, jenazah akan dilepas secara resmi dalam sebuah upacara yang dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan.

Sosok Legendaris 4 Presiden Disemayamkan di Kemhan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Brigjen Rico juga menambahkan bahwa para tokoh nasional yang ingin menyampaikan takziah dipersilakan hadir selama prosesi berlangsung. Usai upacara pelepasan dari Kemhan, jenazah akan diberangkatkan menuju peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Kabar duka menyelimuti tanah air sehari sebelumnya, Sabtu (28/3), saat Juwono Sudarsono mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.

Juwono Sudarsono, yang juga dikenal sebagai Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) sejak tahun 1998, mencatatkan rekor unik dalam sejarah politik Indonesia: satu-satunya tokoh yang dipercaya menduduki kursi menteri oleh empat Presiden Republik Indonesia. Ia pernah menjabat Menteri Pertahanan dua kali, yakni pada periode Oktober 1999-Agustus 2000 di era Presiden Abdurrahman Wahid, dan kembali menjabat pada 21 Oktober 2004-20 Oktober 2009 di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia menorehkan sejarah sebagai figur sipil pertama yang menduduki jabatan strategis tersebut, memutus dominasi militer yang telah berlangsung selama empat dekade, dari tahun 1959 hingga 1999.

Lahir di Ciamis, Jawa Barat, pada 5 Maret 1942, Juwono adalah putra bungsu dari Dr. Sudarsono, seorang diplomat ulung yang pernah menjabat Menteri Sosial, Menteri Dalam Negeri, dan Duta Besar RI untuk Yugoslavia.

Meski pernah mengakui kesulitan berbahasa Indonesia akibat sering berpindah negara, kecerdasannya tak terbantahkan. Ia meraih gelar PhD dari London School of Economics and Political Science (LSE) Inggris pada tahun 1978 dengan disertasi berjudul "Politik Luar Negeri Indonesia 1965-1975: Studi Kasus Hubungan Indonesia-Amerika Serikat", serta gelar PhD lainnya dari Universitas Georgetown, Amerika Serikat, pada tahun 1985. Kepergiannya meninggalkan jejak pengabdian yang mendalam bagi bangsa.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer