Ads - After Header

Defisit APBN Aman Meski BBM Tak Naik? Purbaya Bongkar Hitungannya!

Ahmad Dewatara

Defisit APBN Aman Meski BBM Tak Naik? Purbaya Bongkar Hitungannya!

Chapnews – Ekonomi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakinkan publik bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 akan tetap stabil dan kuat, meskipun pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Jaminan ini disampaikan di tengah keputusan pemerintah yang telah melakukan perhitungan cermat terhadap segala potensi risiko fiskal, termasuk lonjakan beban kompensasi energi.

Berbicara di Wisma Danantara pada Rabu (1/4/2026), Purbaya memaparkan bahwa fluktuasi harga minyak mentah global memiliki dampak langsung terhadap APBN. Ia menjelaskan, setiap kenaikan satu dolar per barel harga minyak mentah global memang berpotensi menambah defisit anggaran sekitar Rp6 triliun. Namun, Purbaya menegaskan bahwa berbagai langkah mitigasi telah disiapkan untuk memastikan defisit tetap terkendali pada batas aman.

Defisit APBN Aman Meski BBM Tak Naik? Purbaya Bongkar Hitungannya!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Yang jelas, setiap satu dolar per barel naik itu sekitar Rp6 triliun tambahan defisitnya. Tapi ini udah kita hitung semua kan, nanti dengan, even dengan rata-rata 100 pun, kita sudah kunci defisitnya di bawah 3 persen, sekitar 2,9, jadi nggak masalah," ujar Purbaya, menyoroti optimisme pemerintah dalam menjaga kesehatan fiskal negara.

Mengenai implementasi kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, yang diperkirakan dapat menghasilkan penghematan kompensasi BBM hingga Rp6,2 triliun, Purbaya melihat potensi ini sebagai bonus atau nilai tambah bagi kesehatan fiskal negara.

Namun, ia menegaskan bahwa target defisit di bawah batas aman undang-undang, yakni 3 persen, dapat tercapai bahkan tanpa memperhitungkan penghematan dari skema WFH. "Kalau itu kan nanti WFH kan hitungannya agak susah ya, berapa persisnya. Tapi yang jelas dengan keadaan tanpa WFH pun, kita udah ditekan di 2,9 persen, jadi kalau yang lain adalah bonus buat kita kalau ada penghematan lebih lanjut. Jadi makin ke bawah lagi," jelasnya.

Mengakhiri keterangannya, Purbaya Yudhi Sadewa menyuarakan optimisme bahwa realisasi defisit APBN tahun ini berpotensi lebih rendah dari proyeksi awal. Keyakinan ini didasari oleh kinerja pendapatan negara yang menunjukkan performa melampaui ekspektasi, serupa dengan capaian tahun sebelumnya yang mencatat defisit 2,92 persen, sebagaimana dilaporkan oleh chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer