Ads - After Header

Waskita Meroket! Laba Bruto Melonjak 12%, Ini Rahasianya!

Ahmad Dewatara

Waskita Meroket! Laba Bruto Melonjak 12%, Ini Rahasianya!

Chapnews – Ekonomi – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berhasil membukukan kinerja keuangan yang impresif pada tahun 2025, dengan mencatatkan laba bruto sebesar Rp1,58 triliun. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sekitar 12 persen dibandingkan perolehan tahun 2024 yang sebesar Rp1,41 triliun. Tak hanya itu, margin laba bruto (Gross Profit Margin) perseroan juga membaik menjadi 18 persen di tahun 2025, naik dari 13 persen di tahun sebelumnya.

Peningkatan kinerja positif ini, menurut Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, merupakan buah dari implementasi strategi efisiensi operasional proyek yang ketat. "Strategi ini tidak hanya diterapkan di tingkat induk perusahaan, namun juga secara komprehensif pada seluruh anak usaha, sehingga mampu mengoptimalkan biaya dan meningkatkan profitabilitas," ujar Ermy pada Kamis (2/4/2026).

Waskita Meroket! Laba Bruto Melonjak 12%, Ini Rahasianya!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Selain itu, Waskita Karya juga gencar melakukan upaya penyehatan keuangan yang tercermin dari total pendapatan konsolidasi sebesar Rp8,85 triliun pada tahun ini. Kontribusi signifikan datang dari anak usaha yang menyumbang Rp3,1 triliun, melengkapi pendapatan dari induk perusahaan sebesar Rp5,75 triliun.

Ermy menjelaskan bahwa pendapatan perseroan didukung oleh beragam proyek yang sedang berjalan. Berdasarkan segmentasi usaha, pendapatan terbesar berasal dari segmen konektivitas sebesar Rp3,3 triliun, diikuti oleh Sumber Daya Air (SDA) Rp1,4 triliun, gedung Rp1,2 triliun, dan segmen lainnya sebesar Rp0,9 triliun. Mayoritas pendapatan ini, imbuhnya, bersumber dari proyek-proyek pemerintah, menegaskan peran strategis Waskita dalam menyukseskan program pembangunan nasional.

Meskipun demikian, perseroan masih dihadapkan pada beban pokok pendapatan sebesar Rp7,2 triliun, atau sekitar 82 persen dari total pendapatan usaha. Di samping fokus pada penyelesaian proyek baru sesuai kontrak, Waskita juga berkomitmen penuh untuk menuntaskan proyek-proyek lama yang masih membutuhkan alokasi dana (cash to completion). Targetnya, seluruh proyek warisan tersebut dapat diselesaikan pada tahun 2026.

Untuk menggenjot efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan proyek, Waskita Karya secara aktif mengadopsi konsep organisasi ramping (lean organization) serta terus mengakselerasi transformasi digital di berbagai lini. Di ranah operasional, perseroan telah mengintegrasikan Core System ERP SAP S/4 HANA dengan Building Information Modelling (BIM) dan sistem perencanaan Last Planner System (LPS), demi memastikan pengelolaan proyek yang lebih terpadu dan presisi.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer